nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

RSJ Semarang Terima Anak Kecanduan Gadget, Enggan Sekolah Maunya Main Games

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 20:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 19 337 2119095 rsj-semarang-terima-anak-kecanduan-gadget-enggan-sekolah-maunya-main-games-qoTfLdw5Oz.jpg

SEMARANG - Seorang anak diagnosa menderita gangguan jiwa akibat kecanduan game hingga harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa Amino Gondohutomo, Semarang Jawa Tengah. Selain itu, dua pasien anak lainnya juga menjalani terapi serupa karena kecanduan game gawai.

"Satu pasien dengan diagnosa gangguan jiwa karena dia main game terus. Selain itu, dua pasien lain murni adiksi (kecanduan) game," kata psikiater RSJ Amino Gondohutomo Hesti Anggriani, Sabtu (19/10/2019).

Dia menjelaskan, RSJ Amino Gondohutomo dalam setahun terakhir menerima cukup banyak pasien yang terpapar permainan gawai. Ciri-ciri anak yang mulai kecanduan permainan gawai di antaranya, tidak terkendali hingga enggan bersekolah.

Baca Juga: RSJ Jabar Tangani Ratusan Anak Kecanduan Gadget

"Sebenarnya kalau yang overlap dengan diagnosa lain banyak. Tapi untuk yang kasus adiksi game tidak banyak. Cirinya antara lain tidak mau sekolah, kalau tidak dipaksa berangkat sekolah. Inginnya main game terus hingga orangtua kewalahan," jelas dia.

Menurutnya, seorang anak bisa disebut menderita games adiction apabila menghabiskan waktunya bermain gawai minimal delapan jam sehari. Anak memiliki ketergantungan tinggi pada game gawai, dan bukan lagi untuk melepas penat setelah seharian di sekolah.

"Jadi main game gawai setiap hari secara berkelanjutan terus. Jadi bukan sekadar buat refreshing atau rekreasi (setelah pulang sekolah)," pungkas dia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini