nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kinerja Panglima TNI Diapresiasi karena Dianggap Berhasil Membumikan Visi Presiden

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 09:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 19 337 2118987 kinerja-panglima-tni-diapresiasi-karena-dianggap-berhasil-membumikan-visi-presiden-VgXivaGuq9.jpg Panglima TNI Hadi Tjahjanto (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mendapatkan apresiasi atas kinerjanya selama mimpin dari kalangan parlemen maupun pengamat pertahanan dan keamanan lantaran kinerjanya yang mampu menjaga soliditas internal hingga membangun sinergi dengan Kepolisian.

Anggota DPR Fraksi PKS Abdul Kharis Almasyari menyatakan, selama Hadi menjabat Panglima TNI penyerapan anggaran mengalami peningkatan dari periode kepemimpinan sebelumnya.

“Kalau dari situ, saya bisa kasih nilai delapan untuk Panglima Hadi," ungkap Abdul Kharis, Sabtu (19/10/2019).

Mantan Ketua Komisi I DPR RI periode 2014-2019 ini berujar, bersama para anggota Komisi I sangat intens mengawasi kinerja TNI termasuk soal penyerapan anggaran di institusi tersebut.

Bahkan, Abdul berani memberikan angka 8 untuk Hadi terkait kinerjanya yang mampu memaksimalkan penyerapan anggaran di TNI. “Hal itu juga sudah dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” katanya.

Panglima

Baca Juga: Jokowi Ucapkan Terima Kasih kepada Para Menteri dalam Perpisahan Kabinet Kerja

Mengenai kerusuhan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia beberapa waktu lalu, Abdul memandang itu merupakan kewengan Kepolisian bukan kewenangan TNI dalam menjaga ketertiban.

Apalagi, pemerintah juga sudah menyatakan bahwa kerusuhan yang terjadi di sejumlah daerah, seperti Papua dan beberapa tempat lainnya merupakan gangguan kriminal.

“Bukan soal kedaulatan sehingga TNI tidak bisa disalahkan atas terjadinya gangguan keamanan di sejumlah daerah,” tutur dia.

Abdul turut mendorong agar kesejahteraan prajurit TNI terus diperhatikan meskipun telah terjadi peningkatan lauk pauk, tapi hal itu masih harus ditingkatkan.

Terpisah, Peneliti Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Nanang Suryana memiliki pandangan yang sama atas keberhasilan Hadi memimpin institusi TNI.

"Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saya kira berhasil memerankan secara baik perannya sebagai Panglima TNI," ujar dia.

Nanang memberi contoh seperti dalam dinamika politik selama satu tahun teralhir, Panglima TNI berhasil menjaga netralitas TNI sembari membangun relasi yang konstruktif dengan Polri.

Oleh sebab itu, Nanang menilai dalam konteks politik kenegaraan, posisi TNI dan Polri yang seperti itu sangat membantu Presiden menciptakan stabilitas keamanan dalam negeri. Karena itu peran Hadi pun sangat dibutuhkan Presiden Jokowi di pemerintahannya yang kedua.

"Dan yang lebih penting, Hadi Tjahjanto memiliki 'chemistry' dengan Presiden Joko Widodo'. Prasyarat yang sangat dibutuhkan guna membumikan visi Presiden," katanya.

Tak sampai disitu, Nanang menilai beberapa kebijakan yang diambil Hadi berhasil menunjukkan keberhasilannya dalam membawa TNI kepada khitahnya sebagai alat pertahanan negara.

“Tantangan yang dihadapi TNI di tahun politik bukan hanya datang dari luar namun datang dari keluarga besar seperti beberapa purnawirawan yang terjun ke politik praktis dan tidak jarang seolah-olah berupaya menarik-narik TNI ke dalam pusaran politik praktis,” ucapnya.

Selanjutnya Nanang berkata bahwa, tantangan yang dihadapi TNI adalah masuknya paham radikal dalam tubuh TNI, dan hal ini disikapi secara baik oleh Panglima TNI dengan secara sigap melakukan upaya proteksi terhadap jajarannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini