nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

9 Kepala Negara Hadiri Pelantikan Jokowi, TNI-Polri Perketat Pengamanan

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 19 Oktober 2019 01:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 19 337 2118939 9-kepala-negara-hadiri-pelantikan-jokowi-tni-polri-perketat-pengaman-md51eQlsfg.jpeg Pengamanan di Gedung DPR-MPR saat demo tolak RKUHP dan UU KPK (Okezone.com/Fadel)

JAKARTA – Sembilan kepala negara sahabat dipastikan menghadiri pelantikan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. TNI-Polri memperketat pengamanan.

Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, aparat gabungan TNI-Polri mulai memperketat pengamanan mengingat beberapa dari sembilan kepala negara itu sudah tiba di Jakarta.

"Sebagaian telah tiba di Jakarta. Sudah dipastikan bahwa ada sembilan kepala negara yang hadir dan kemudian sembilan merupakan perwakilan atau utusan khusus dari negara," kata Asep di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2019).

 Jokowi-Maruf Amin

Asep tak merinci dari mana saja sembilan kepala negara tersebut, namun kebanyakan dari Asia Tenggara.

Baca juga: Ini Rangkaian Acara Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober

Menurut Asep, untuk pengamanan kepada kepala negara yang hadir akan dilakukan mulai dari tiba di Jakarta hingga meninggalkan Jakarta.

"Untuk pemberlakukan operasi keamanan terhadap sembilan kepala negara itu gunakan Operasi Waskita di mana leading sektornya adalah TNI," ujar Asep.

Selain mengamankan tamu negara, TNI juga mengamankan area ring 1 proses pelantikan atau di dalam Gedung DPR-MPR. Sementara untuk Polri berada di ring 2, 3 dan selanjutnya.

"Untuk pola pengamanan sendiri ring 1 adalah Operasi Waskita yang tanggung jawabnya adalah Paspampres," tutur Asep.

Selain mengamankan Gedung DPR-MPR dan sekitarnya, aparat juga mengamankan objek-objek vital dan sentra ekonomi.

"Tentunya ini semua untuk menjamin semua keamanan baik pada titik pusat kegiatan atau beberapa objek vital untik diantisipasi pengamanan," tutup Asep. (SAL)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini