nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MUI: Cross Hijabers Bisa Bermuatan Politis

CDB Yudistira, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 23:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 18 337 2118869 mui-cross-hijabers-bisa-bermuatan-politis-b3B9Dw6JGK.jpg Ilustrasi

BANDUNG - Fenomena cross hijaber yang belakangan ini ramai dibicarakan, perlu diketahui motifnya. Hal itu disampaikan Sekertaris MUI Jawa Barat Rafani Akhyar, saat dihubungi, Jumat (18/10/2019).

"Kita harus tahu motivasinya apa. Bisa soal kriminal kejahatan, kemudian seks, dan ini yang paling bahaya yakni politis, sengaja membuat citra terhadap satu kegiatan keagamaan," kata Rafani.

Upaya yang harus dilakukan, lanjut Rafani, harus ada penangkapan terhadap adanya kelompok cross hijaber tersebut. "Yang penting harus bisa tertangkap, biar tahu motivasinya apa," ucapnya.

Terkait dengan fenomena tersebut, secara sudut pandang agama pun berbenturan. Tidak pantas jika seorang pria menggunakan pakaian, begitu pun sebaliknya.

"Dari sisi normatif yah kalau laki laki pakai pakaian wanita atau sebaliknya wanita pakai pakaian laki laki kan terlarang dalam agama haram hukumnya dari sisi normatif," katanya.

MUI Jabar sendiri sudah berikan himbauan kepada para DKM untuk selalu waspada untuk selalu berhati-hati terhadap kelompok cross hijaber ini.

Ilustrasi

"Kita sudah himbau kepada DKM termasuk ke seluruh pemerintahan untuk berhati-hati dan waspada. Kalau di dapati untuk segera di tangkap untuk diketahui apa motivasinya," ujarnya.

Seperti diketahui, sebuah kelompok bernama 'Crosshijaber' muncul di media sosial. Mereka langsung menjadi pusat perhatian karena melakukan aksi yang terbilang berani.

Dimana dalam kelompoknya berisi para pria yang mengenakan busana layaknya perempuan Muslim, lengkap dengan hijab menutupi kepalanya.

Kelompok ini pun terbilang cukup eksis di media sosial, bahkan para crosshijaber ini sudah punya akun Instagram sendiri yang dinamakan @cross.hijaber. namun akun tersebut telah lenyap.

Kemunculan kelompok ini diawali dari beredarnya foto tangkapan layar yang memperlihatkan eksistensi crosshijaber di Indonesia.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini