nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Cirebon, Jumlahnya Kini 4 Orang

Fathnur Rohman, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 17:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 18 337 2118763 densus-88-kembali-tangkap-terduga-teroris-di-cirebon-jumlahnya-kini-4-orang-fB9kQ3QrpI.jpg Dua anggota polisi mengawal penggeledahan Densus 88 di sebuah rumah milik terduga teroris di Cirebon. (Foto: Fathnur Rohman/Okezone)

CIREBON –Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan terduga teroris berinisial W (20) di sebuah supermaket di Jalan Karanggetas, Kota Cirebon pada Kamis, 17 Oktober 2019.

Kapolresta Cirebon AKBP Roland Ronaldy menyampaikan, W masuk ke dalam jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Ia menyebut, penangkapan W masih berkaitan dengan penangkapan terduga teroris lainnya di Kota Cirebon.

Hingga saat ini sudah ada empat terduga teroris yang ditangkap di Kota Cirebon, yakni B, S, A dan W. "Kalau kita hitung dari hari Minggu kemarin, ada sekitar 4. Semuanya jaringan JAD Cirehon," ucapnya, Jumat (18/10/2019)

Densus 88 kemudian melakukan penggeledahan di kediaman W di Desa Kalitengah, Kecamatan Tengah Tangi, Kabupaten Cirebon, Jabar, Jumat siang.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, Densus 88 Antiteror tiba di lokasi sekira Pukul 14.34 WIB. Petugas langsung masuk ke rumah W dan memasang police line di sekitar lokasi.

Kedatangan petugas menarik perhatian warga sekitar. Terlebih sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap berjaga di depan rumah. Setelah beberapa jam, petugas kemudian meninggalkan lokasi dengan membawa sejumlah barang bukti.

(Foto: Fathnur Rohman/Okezone)

Menurut Ketua RT 02 Desa Kalitengah bernama Uup Paslah, Densus 88 menggeledah semua ruangan di rumah W. Barang bukti yang disita di antaranya laptop, sebuah pedang, buku tulis dan aki.

"Saya tahunya petugas menyita aki, pedang, laptop, buku tulisan yang tulisan ada jihad, dan lainnya," kata Uup kepada wartawan, Jumat (18/10/2019).

Uup mengaku terkejut mendapat kabar W yang dikenalnya sebagai sosok pendiam dan jarang bersosialisasi itu ditangkap. W bekerja di PLN Tasikmalaya.

"Jarang pulang. Kalau pulang ya diam di rumah. Anak bungsu dari tiga bersaudara. Kemarin belanja ditangkap di toko sama kakaknya, pas waktu belanja keperluan pernikahan kakaknya, " tambahnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini