nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dulu Jadi Kriminal Paling Sadis, Kini Sukses Rangkul 200 Eks Napi dalam Usaha

CDB Yudistira, Jurnalis · Sabtu 19 Oktober 2019 09:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 18 337 2118710 dulu-jadi-kriminal-paling-sadis-kini-sukses-rangkul-200-eks-napi-dalam-usaha-MDfkUtgTPm.jpg Bisnis rintisan Heri Coet (Foto: Ist)

BANDUNG - Stigma sebagai mantan narapidana kadang dinilai sebelah mata. Tak jarang orang terus mengingat apa kesalahannya tanpa ingat sedikit kebaikannya.

Namun pandangan tersebut dapat dibantahkan Asep Djuheri (46) atau yang lebih dikenal dengan sapaan Heri Coet, mantan narapidana yang sudah delapan kali bolak balik delapan kali masuk bui.

Residivis dengan kasus pencurian bermotor itu, dapat mengubah apa yang dipikirkan negatif oleh sejumlah orang tentang mantan para pelaku kejahatan.

Infografis Preman (Foto: Okezone)

"Saya sudah berjanji terkahir saya di penjara, untuk tidak kembali ke dunia kriminal. Dan saya berjanji untuk merangkul para mantan napi," kata Heri, saat ditemui di Bandung, Selasa (15/10/2019).

Diawali niat dan bermodalkan dengkul, Heri mencoba berbagai usaha selepasnya dari penjara. Hasilnya dimiliki sebuah cafe dan juga distro dimana seluruh pegawainnya merupakan mantan napi.

Bahkan saat ini miliki sebuah yayasanbyang bernamakan Yayasan Anugrah Insan Residivis. Ratusan ex napi pun telah tergabung dalam yayasan tersebut.

Bisnis rintisan Heri Coet

"Ada 200 kurang lebih ex napi yang bergabung," ucapnya.

Yayasan yang bangun Heri tersebut bergerak dalam beberapa bidang, diantaranya pembinaan, uji keterampilan, budaya, olahraga, penyaluran kerja dan bantuan penyetaraan pendidikan serta bantuan bagi anak yang berkonflik hukum.

Dibentuknya yayasan tersebut sebagai wadah bagi para ex napi yang merasa takut dikucilkan selepasnya menjalani massa hukuman. Dan Heri pun tidak pernah ingkar soal janjinya itu.

Sebagai seorang pelaku juga, ia merasa kerap di kucilkan, ditakuti, di jauhi oleh orang terdekat termasuk keluarga. Dengan adanya yayasan ini setidaknya menjadi wadah mereka yang berasa senasib dengan Heri.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini