nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Menpora Imam Nahrawi Gugat Praperadilan KPK ke PN Jaksel

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 15:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 18 337 2118663 eks-menpora-imam-nahrawi-gugat-praperadilan-kpk-ke-pn-jaksel-vgqh0Euaqr.jpg Imam Nahrawi. (Foto: M Rizky/Okezone)

JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan hasil penelusuran dari laman resmi PN Jaksel, gugatan Imam Nahrawi teregistrasi dengan nomor perkara 130/Pid.Pra/2019/PNJKT.SEL. Gugatan Imam Nahrawi terdaftar pada Selasa, 8 Oktober 2019.

Informasi dari Humas PN Jaksel, Achmad Guntur, sidang perdana gugatan praperadilan Imam Nahrawi akan digelar pada Senin, 21 Oktober 2019, sekira Pukul 09.00 WIB. Sidang terbuka untuk umum.

Adapun, sidang gugatan Imam Nahrawi melawan KPK akan dipimpin‎ oleh Hakim Tunggal Elfian. Pada sidang perdana, pihak penggugat yakni Imam Nahrawi akan membacakan gugatannya terkait penetapan status tersangka oleh KPK.

Imam Nahrawi.

‎Sekadar informasi, KPK menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan dengan skema bantuan pemerintah melalui Kemenpora untuk KONI tahun anggaran 2018. Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Asprinya, Miftahul Ulum (MIU).

Imam diduga menerima suap dan gratifikasi sejumlah Rp26,5 miliar. Uang tersebut disinyalir diterima Imam dalam dua kali tahapan. Imam menerima uang pada medio 2014-2018 melalui Miftahul Ulum senilai Rp14,7 miliar dan kedua pada kisaran tahun 2016-2018 sejumlah Rp11,8 miliar.

Penetapan tersangka terhadap Imam Nahrawi dan Miftahul Ulum merupakan pengembangan perkara terkait kasus dugaan suap penyaluran dana hibah pemerintah untuk KONI lewat Kemenpora.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini