nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Akui Tidak Pas Jadi Menteri, Sekjen PDIP Pilih Urus Partai

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 18 Oktober 2019 14:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 18 337 2118594 akui-tidak-pas-jadi-menteri-sekjen-pdip-pilih-urus-partai-qPW7uTTQer.jpg Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengaku ingin tetap mengurus partai ketimbang duduk di kursi menteri Kabinet Kerja jilid II. Menurut Hasto mengurus partai juga terhormat terlepas apapun posisinya.

"Saya passion di partai, mengajar di partai bertemu pengurus partai, itu butuh energi perjuangan sendiri," kata Hasto seperti dikutip dalam siaran persnya, Jumat (18/10/2019).

Hasto sudah menyampaikan pilihannya ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia mengaku tidak terpikir menduduki kursi menteri dan tetap ingin mengurus partai.

"Saya sudah menyampaikan ke Ibu Megawati. Ketika ada satu pilihan saya memilih bertugas sebagai sekjen," katanya.

Hasto

Baca Juga; Menteri dari Profesional dan Ahli Dinilai Mampu Tingkatkan Citra Jokowi

Hasto merasa dirinya kurang pas menduduki kursi menteri. Pasalnya masih banyak yang memiliki kompetensi lebih baik dibanding dirinya.

"(Jadi) Menteri enggak pas. Masih banyak yang lebih hebat dan pas daripada saya. Saya izin ke Ibu Megawati begitu ditugaskan periode kedua saya tegaskan tugas di partai apalagi tugas sekjen perlu totalitas yang tidak mungkin dirangkap. Kita ini manusia itu biasa bukan manusia super," paparnya.

Hasto mengatakan dirinya memiliki tugas banyak yang harus dijalankan. Termasuk mempersiapkan kaderisasi pemimpin di tingkat daerah sehingga para kepala daerah PDIP itu diharapkan mampu menyejahterakan rakyat.

Hasto mengatakan Presiden Jokowi tidak akan asal tunjuk menteri yang dikehendakinya, pasti berdialog dengan para ketua umum, termasuk dengan Megawati Soekarnoputri.

"Enggak mungkin presiden menunjuk saya, saya sudah sampaikan di publik. Kalau sekiranya presiden masih menunjuk saya akan sampaikan saya mohon izin saya tetap di partai," pungkas Hasto.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini