nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Suami Bakar Istri, Polisi Sebut Tersangka Awalnya Hanya Menakut-nakuti

Syaiful Islam, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 16:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 17 337 2118234 kasus-suami-bakar-istri-polisi-sebut-tersangka-awalnya-hanya-menakut-nakuti-OlnSi0enUg.jpg WAkapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata dalam Gelar Perkara Kasus Suami Bakar Istri di Surabaya, Jawa Timur (foto: Okezone/Syaiful Islam)

SURABAYA - Kasus suami bakar istrinya sendiri, Putri (19), berhasil diungkap polisi. Tersangka yang diketahui bernama Maspuryanto (47) mengaku tidak ada niat membakar istrinya dari awal, melainkan hanya menakut-nakuti.

Sebab tidak hanya sang istri yang terkena bakar, namun tangan kiri tersangka juga ikut terbakar. Tersangka menakut-nakuti korban dengan membawa pertalite setengah liter yang dibungkus dengan kantong plastik dan korek api.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata, menjelaskan tersangka menikah dengan korban pada Agustus 2019. Namun keluarga mereka kurang harmonis. Korban tidak betah tinggal di rumah kos Jalan Ketintang Baru 02, karena tidak bisa bergaul dengan tetangga.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata dalam Gelar Perkara Suami Bakar Istri di Surabaya, Jawa Timur (foto: Okezone/Syaiful Islam)	 

"Lalu korban pulang ke rumah ibunya yang ada di Karang Ploso. Kemudian pada Selasa 15 Oktober 2019 pagi korban diantar ibunya ke tempat kos," terang Leo pada wartawan saat jumpa pers, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Suami Bakar Istri di Surabaya karena Cemburu 

Sedangkan tersangka datang ke kosan dengan membawa pertalite yang dibungkus plastik dan korek api. Tersangka membawa pertalite dan korek api untuk menakut-nakuti korban. Tetapi, akhirnya terjadi kebakaran yang mengenai korban dan tersangka.

"Korban mengalami luka bakar sekitar 50 persen di tubuhnya. Sementara tersangka luka bakar pada tangan kiri. Motifnya karena istri minta cerai, sedangkan tersangka ingin mempertahankan rumah tangganya," terang Leo.

Leo menambahkan, korban minta cerai terhadap tersangka lantaran diduga dikekang dan adanya kekerasan dalam rumah tangga. Rupanya permintaan cerai korban ini membuat Maspuryanto (47) sakit hati. Sebab selama ini tersangka mengaku tidak melakukan sesuatu yang dianggap fatal.

Melainkan semuanya berjalan normal. Tersangka menyebutkan tidak ada kekerasan dalam rumah tangganya sebelum. Tersangka juga mengaku tidak pernah mengekang korban dalam keseharian.

"Tidak ada kekerasan, saya juga tidak pernah mengekang. Saya persilahkan bergaul dengan tetangga, ya biasa saja. Saya tidak mukul. Tidak ada alasan kuat untuk minta cerai," ucap Maspuryanto di Mapolrestabes Surabaya.

Menurut Maspuryanto, dirinya juga tidak sengaja membakar istrinya. Dirinya hanya menakut-nakuti membawa pertalite dan korek api. Namun akhirnya terbakar juga.

"Saya muter-muter habis kejadian karena bingung," papar pria asal Kabupaten Pati, Jateng ini.

Baca Juga: Begini Kronologi Suami Bakar Istri di Surabaya 

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata dalam Gelar Perkara Suami Bakar Istri di Surabaya, Jawa Timur (foto: Okezone/Syaiful Islam)

Saat ini tersangka hanya bisa menyesali perbuatannya dari balik jeruji besi mapolrestabes Surabaya. Sementara korban dirawat di RSU Dr Soetomo, Surabaya karena mengalami luka bakar sekitar 50 persen di tubuhnya.

Seperti diketahui, Maspuryanto tega membakar istrinya, Putri, di dalam kamar kos, Jalan Ketintang Baru 2, Ketintang, Surabaya, Jatim pada Selasa 15 Oktober 2019. Akibatnya korban mengalami luka bakar di tangan, kaki dan wajah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini