nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Polisi yang Bawa Senpi saat Demo di Kendari Jalani Sidang

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 15:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 17 337 2118200 6-polisi-yang-bawa-senpi-saat-demo-di-kendari-jalani-sidang-BXwHDBvaeD.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Enam anggota Polres Kendari yang diduga membawa senjata api (senpi) saat pengamanan demontrasi mahasiswa di Kendari menjalani sidang disiplin hari ini.

"Hari ini pelaksanaan sidang disiplin 6 anggota terperiksa yang melanggar aturan dan ketentuan," kata Kapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Merdisyam saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Merdisyam menjelaskan, proses persidangan disiplin itu untuk mendalami adanya pelanggaran soal dugaan mekanisme mengamankan aksi unjuk rasa.

"Untuk tidak membawa senjata api pada pengamanan unjuk rasa," ujar Merdisyam.

 Baca juga: 6 Polisi Bawa Senpi Saat Amankan Demo di Kendari

Sebelumnya, Karo Provost Divisi Propam Polri Brigjen Hendro Pandowo menuturkan ada 3 jenis senpi yang dibawa saat pengamanan demo.

"Hasil pemeriksaan kami keenam (polisi) itu bawa senjata api laras pendek. Jenisnya S&W, HS, MAG," tutur Hendro.

Dia mengatakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah memberi arahan agar jajaran tidak membawa senpi.

"Instruksi (membawa senpi) tidak ada. Kebetulan reserse itu senjata api melekat di badannya. Ini yang kita dalami kenapa senjata api itu dibawa saat pengamanan unjuk rasa di DPRD Sultra," kata Hendro.

 Baca juga: 6 Polisi Bawa Senpi Amankan Demo Mahasiswa di Kendari Disidang Disiplin Besok

Aksi unjuk rasa ribuan massa gabungan dari sejumlah perguruan tinggi serta pelajar di Kota Kendari yang digelar Kamis, 26 September menyebabkan dua mahasiswa tewas.

Peserta unjuk rasa Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO) dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak di dada sebelah kanan.

Sedangkan korban Muh Yusuf Kardawi (19) meninggal dunia setelah menjalani operasi akibat luka serius dibagian kepala di RSUD Bahteramas pada Jumat dini, 27 September sekitar 04:00 Wita.

Adapun enam anggota kepolisian diduga melanggar SOP pengamanan dengan membawa senjata api. Mereka adalah DK, DM, MI, MA, H dan E.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini