nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menag Sebut Penyelenggaraan Haji 2019 Sangat Menantang

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 17 Oktober 2019 14:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 17 337 2118155 menag-sebut-penyelenggaraan-haji-2019-sangat-menantang-AWrLvcsCaD.jpg Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin bersyukur Indeks Kepuasaan Jamaah Haji Indonesia (IKJHI) 1440H/2019 mencapai 85,91 poin. Angka tahun ini mengalami kenaikan 0,68 poin dibandingkan dengan tahun 2018.

"Saya amat sangat bersyukur dan terimakasih tak terhingga kepada BPS (Badan Pusat Statistik). Survei ini merupakan masukkan yang sangat berarti untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji," kata Lukman di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (17/10/2019).

 Baca juga: Menag Sebut Ada 5 Hal yang Perlu Dicermati dalam Evaluasi Haji 2019

Kata Lukman, kenaikkan IKJHI 0,68 poin dari tahun sebelumnya sangat menggembirakan dirinya dan jajarannya. Pasalnya, menurut Lukman penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sangat amat menantang. Tetapi, pemerintah beserta stakeholder lainnya mampu melewati tantangan itu dengan baik.

"Karena kami merasa tahun ini adalah penyelenggaraan yang sangat menantang. Tahun ini adalah tahun terbanyak Indonesia mengirimkan jamaah hajinya, 231 ribu. Ini kuota terbesar. Ada tambahan 10 ribu waktunya mepet sekali menjelang kami memfinalkan persiapan. Jadi kita harus merubah konfigurasinya," tuturnya.

 Baca juga: Menag Harap Kemabruran Haji Dapat Mewujud pada Peningkatan Kualitas Bangsa

Indeks kepuasan jamaah haji Indonesia yang sangat memuaskan adalah kesuksesan seluruh pihak. Kemenag, kata Lukman, tidak bekerja sendirian dalam hal ini. Ada kementerian/lembaga lainnya yang bersama-sama terlibat suksesi penyelenggaraan haji.

"Jadi faktor yang ikut mempengaruhi meningkatnya kepuasan adalah komitmen tinggi kementerian/lembaga dalam menghormati aspek kebersamaan. Ketika sudah di Tanah Suci, sudah tidak ada lagi yang mengusung bendera kementerian/lembaga masing-masing. Semuanya merah putih," ungkap Lukman.

Faktor lainnya yakni kegigihan dan dedikasi petugas haji di lapangan yang sangat sabar dalam membimbing jamaah. Secara umum, Lukman menyebut petugas haji memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kepuasan jamaah. Kemudian, tertibnya jamaah haji Indonesia juga menjadi hal positif dalam memberi kemudahan bagi penyelenggara.

"Jamaah haji kita cukup tertib, harus kita akui. Secanggih apapun manajemennya, kalau jemaahnya gak tertib ya sulit," tukas dia.

Sementara itu, Lukman menyebut faktor eksternal yang menyebabkan meningkatnya indeks kepuasan jamaah haji Indonesia yakni pelayanan pemerintah Arab Saudi. Menurut dia, meningkatnya layanan pemerintah Saudi berdampak positif pada penyelenggaraan ibadah haji bagi jamaah Indonesia.

"Kita mengapresiasi karena faktor pemerintah Saudi yang terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Buahnya bisa dirasakan jamaah haji Indonesia," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini