KPK Minta Ajudan Wali Kota Medan Serahkan Diri

Achmad Fardiansyah , Okezone · Kamis 17 Oktober 2019 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 17 337 2117994 kpk-minta-ajudan-wali-kota-medan-serahkan-diri-bNlJp24yKp.jpg Wakil Ketua KPK Saut Situmorang (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta ajudan Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin, Andika (AND) untuk menyerahkan diri dan mengembalikan uang dugaan suap sebesar Rp50 juta.

"KPK mengimbau kepada AND, seorang ajudan, untuk segera menyerahkan diri ke KPK dan membawa serta uang Rp50 juta yang masih dalam penguasaannya," kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang kepada wartawan, Kamis (17/10/2019).

Baca Juga: Suap Wali Kota Medan: Tambal Biaya Keluarga ke Luar Negeri hingga Pelicin Jabatan 

Saut menuturkan, pada 15 Oktober, Kepala Dinas PUPR Kota Medan, Ian Ansyari (IAN) bersedia memberikan uang sebesar Rp250 juta. Uang tersebut diberikan melalui transfer sebesar Rp200 juta dan Rp50 juta diberikan secara tunai.

Tengku Dzulmi Eldin

Setelah memastikan adanya transaksi pemberian uang, pada hari yang sama tim langsung bergerak untuk mengamankan orang-orang terkait.

"Tim mengejar AND, seorang ajudan, setelah mengambil uang tunai Rp50 juta di rumah IAN. Namun, tim tidak berhasil mengamankan AND, dia kabur setelah berusaha menabrak tim yang bertugas di lapangan," ujarnya.

Baca Juga: Wali Kota Medan Ditahan KPK di Rutan Pomdam Jaya Guntur

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini