nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PKS Tak Sesali jika Gerindra Gabung di Pemerintahan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Kamis 17 Oktober 2019 08:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 17 337 2117992 pks-tak-sesali-jika-gerindra-gabung-di-pemerintahan-BvTCbW9OSW.jpg Prabowo Subianto dan Jokowi (Foto: Ist)

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang akhir-akhir ini getol bersafari politik dengan partai koalisi pengusung Joko Widodo (Jokowi) – Ma'ruf Amin mendapatkan perhatian dari partai sekutunya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun, PKS menyatakan tak akan mencampurinya.

“Kami menanggapi (safari politik Prabowo) pertama kami tidak mencampuri “rumah tangga partai orang” yah. Walau kami bersekutu dengan Gerindra. Dan Prabowo juga pernah bilang PKS itu adalah sekutunya. Tentu kita tidak bisa mencampuri rumah tangga ,” kata politikus PKS Nasir Djamil kepada Okezone, Kamis (17/10/2019).

Akan tetapi, Djamil mengatakan, apa yang dilakukan mantan Danjen Kopassus itu sudah benar dalam beretika politik. Sebab, seorang pimpinan partai politik harus membuka komunikasi dengan para tokoh termasuk dengan ketua umum partai politik baik yang ada di dalam pemerintah maupun di luar pemerintah.

“Sebenarnya positif, kalau kami sendiri melihatnya positif, sebenarnya pengurus-pengurus partai itu harus sering bertemu. Mereka harus mengagendakan ya kalau enggak tiga bulan sekali. Hingga kemudian kondisinya kondusif. Jadi, sebenarnya apa yang dilakukan Prabowo itu kami menghormati karena Prabowo sebagai ketum parpol tentu harus membangun komunikasi politik,” ujarnya.

Baca Juga: Ngabalin: Alhamdulillah Kalau Prabowo Jadi Menhan Presiden Jokowi 

Prabowo dan Jokowi Foto: Ist

Saat ditanya, isu yang beredar bahwa safari politik yang dilakukan Prabowo itu merupakan sinyal bahwa partai berlogo kepala burung Garuda itu akan merapat di pemerintahan. PKS mengaku di hati kecilnya masih berharap Gerindra berjuang bersama sama menjaga pemerintah di luar.

“Tapi dalam lubuk hati kita kan harapannya kita ingin Gerindra di luar pemerintahan,” ujarnya.

Namun, jika situasi politik berubah dan Gerindra lebih memilih bergabung dengan pemerintah, PKS tidak akan menyesali keputusan partai sekutunya.

“Tapi kalau kemudian Gerindra di pemerintahan ya itu kan sikap politiknya kita hargai, dan kita tidak akan menyesali pilihan politiknya, cuma bedanya Prabowo ingin jaga pemerintah dari dalam, maka PKS menjaga pemerintah dari luar,” ujarnya.

Baca Juga: Pengamat: Safari Politik Strategi Prabowo agar Diterima Masuk Koalisi Jokowi 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini