Kasus Penusukan Wiranto Disinggung dalam Sidang Parlemen Dunia di Beograd

Fadel Prayoga, Okezone · Rabu 16 Oktober 2019 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 16 337 2117844 kasus-penusukan-wiranto-disinggung-dalam-sidang-parlemen-dunia-di-beograd-5lzy1C4aJe.jpg Penusukan Wiranto di Pandeglang (Foto: Ist)

Dengan payung hukum tersebut Densus 88 juga telah melakukan penangkapan terhadap anggota jaringan kelompok teror di berbagai wilayah di Indonesia.

Selain payung hukum, keberadaan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menjadi wujud lainnya dalam pendekatan lunak terhadap terorisme.

“Terorisme itu sejatinya aksi politik, dan politik itu adu kecerdasan, adu siasat. Dalam kasus ini, BNPT telah banyak melakukan deradikalisasi terhadap pentolan-pentolan teroris. Terdapat lebih dari 600 narapidana dan mantan narapidana perkara terorisme yang menjalani program deradikalisasi. Dan dari 600 itu, hanya tiga orang yang kembali melakukan teror,” papar Willy.

Tidak berhenti di situ, adanya ormas-ormas keagamaan yang moderat juga menjadi agen dalam penanganan aksi terorisme. Jika BNPT berugas melakukan deradikalisasi maka ormas-ormas yang berhaluan moderat ini melaksanakan prgram kontra radikalisme.

“Jadi mereka lebih banyak berada di wilayah perlawanan wacana,” pungkasnya.

Selain terorisme, isu lain yang mengemuka dalam agenda tersebut adalah mengenai senjata nuklir dan money laundry.

Sidang Parlemen Dunia ke 141 di Beograd, yang menghadirkan anggota parlemen dari seluruh dunia, itu akan berakhir pada Kamis 17 Oktober 2019 besok.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini