OTT Wali Kota Medan, KPK Giring Kadis PU dan 3 Orang Lainnya ke Jakarta

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 16 Oktober 2019 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 16 337 2117683 ott-wali-kota-medan-kpk-giring-kadis-pu-dan-3-orang-lainnya-ke-jakarta-fMf9VgbfDZ.jpg Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan. (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana ‎membawa Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan Isya Ansyari ke Jakarta. Ia merupakan salah satu orang yang diamankan Satuan Tugas KPK saat menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Medan, Sumatera Utara, pada Selasa malam hingga Rabu dini hari tadi.

Selain Isya, KPK juga akan membawa tiga orang lainnya, yakni ajudan dan protokoler Wali Kota Medan ke Jakarta secara bertahap. Keempat orang tersebut akan dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan intensif.

Baca juga: Protokoler Wali Kota Medan Kabur dan Nyaris Tabrak Petugas KPK saat Akan Ditangkap 

"Direncanakan empat orang lainnya akan dibawa secara bertahap siang dan sore ini ke Jakarta. Dari unsur Kepala Dinas, ajudan, dan protokoler Wali Kota," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui pesannya, Rabu (16/10/2019).

Ilustrasi korupsi. (Foto: Okezone)

Sebelumnya, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sudah lebih dulu‎ dibawa Satgas KPK ke Jakarta. Politikus Partai Golkar itu sudah tiba di markas lembaga antirasuah pada pukul 11.49 WIB. Saat ini Dzulmi sedang menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Baca juga: Pasca-OTT, Ruang Kerja Wali Kota Medan Disegel KPK 

Dzulmi dan enam orang lainnya diamankan dalam OTT di Medan pada 15 hingga 16 Oktober 2019 dini hari. Enam orang itu terdiri dari unsur kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), protokoler, ajudan Wali Kota Medan, serta pihak swasta.

Keenam orang yang ditangkap tersebut dilakukan pemeriksaan awal di Mapolrestabes Medan. Setelah diperiksa, KPK memutuskan membawa empat dari enam orang itu ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Mereka diduga terlibat kasus dugaan uap setoran dari dinas setempat untuk Wali Kota Medan. KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang senilai Rp200 juta dari OTT tersebut.‎

KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan terkait OTT di Medan.‎‎

Baca juga: Rekam Jejak dan Kontroversi Dzulmi Eldin, Wali Kota Medan yang Terjaring OTT KPK 

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin tiba di Gedung KPK usai terjaring OTT. (Foto: Arie Dwi Satrio/Okezone)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini