nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khofifah Berencana Gratiskan Pendidikan SMA dan SMK di Jatim pada 2020

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 18:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 15 337 2117290 khofifah-berencana-gratiskan-sekolah-di-jatim-dari-sd-hingga-sma-di-2020-nm2tmO88Dc.jpg Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone/Fadel)

JAKARTA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya berencana menggratiskan pendidikan SMA danm SMK pada tahun 2020 mandatang. Hal tersebut bertujuan untuk menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di kawasan tersebut.

"SMA dan SMK gratis dan berkualitas. Harapan kita semua bisa mendorong IPM Jawa Timur naik," kata Khofifah saat menghadiri kegiatan Indonesia Visionary Leader (IVL) season 5 di Auditorium Gedung Sindo, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Menurut dia, tantangan yang kini sedang disiapkan oleh pihaknya adalah mengurangi ketimpangan sosial. Sehingga nantinya pembangunan yang dijalani akan terasa oleh masyarakat banyak.

Khofifah

Ia mengaku, bila tak ada aral melintang, maka pihaknya berencana membangun Bandara di Kota Kediri pada Januari 2020 mendatang.

"Nanti bisa membuka sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur bagian selatan. Jadi mempersempit ketimpangan," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun berencana meningkatkan wisatawan ke daerah Jawa Timur dengan membangun desa wisata di salah satu kawasan. Nantinya, diharapkan bisa menarik masyarakat dari dalam dan luar negeri untuk datang ke daerahnya.

Sementara itu, Content & Regional Director Koran Sindo dan Sindonews.com, Pung Purwanto mengatakan, ini merupakan ajang bagi para pemimpin daerah untuk membuktikan kekuatan visi kepemimpinannya dapat mendatangkan para investor ke daerah.

"Konsepnya sama seperti yang sebelumnya, namun yang sekarang punya tujuan bagaimana menguatkan visi tujuannya untuk tujuan investasi. Artinya daerah itu bisa memberi iklim yang kondusif untuk investasi," katanya.

Dia menjelaskan, tema investasi perlu diangkat karena pembangunan daerah memerlukan anggaran yang banyak. Pembangunan dapat terselenggara dengan baik jika anggaran yang didapat tidak hanya tergantung dengan APBD atau APBN.

"Karena kita tahu sendiri tahu bahwa pembangunan daerah kalau hanya dibiayai oleh APBD itu sangat kurang. Jangankan APBD, APBN kita saja terbatas makanya perlu mengundang investasi," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini