nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengamat: Usai Tusuk Wiranto, Teroris Anggap Indonesia "Negara Laba-Laba"

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 13:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 15 337 2117110 pengamat-usai-tusuk-wiranto-teroris-anggap-indonesia-negara-laba-laba-tFcurz7E2z.jpg Ilustrasi terorisme. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Pengamat terorisme, Al Chaidar, mengatakan kelompok terorisme semakin meyakini bahwa Indonesia merupakan "negara laba-laba" setelah adanya peristiwa penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Negara Laba-laba ini diambil dari filosofi sarang binatang laba-laba yang dinilai mudah diserang dan dihancurkan.

Baca juga: Jaksa Agung: Penusukan Wiranto Perbuatan Biadab yang Perlu Dikutuk 

"Dalam istilah mereka ini negara laba-laba. Itu diambil dari kitab suci tentang rumah laba-laba," ujar Al Chaidar ketika berbincang dengan Okezone, Selasa (15/10/2019).

Penusukan Wiranto di Pandeglang, Banten. (Foto: Ist)

Dia mengatakan, kelompok teroris di Indonesia semakin bersemangat melakukan teror setelah melakukan penikaman terhadap mantan panglima ABRI itu.

Baca juga: Polisi Bongkar Sosok di Balik Penusukan Wiranto di Pandeglang

Bahkan, sambung dia, kelompok terorisme saat ini telah bertransformasi dengan mengikuti semua perkembangan politik sebelum melakukan aksinya.

"Seperti Abu Zee itu orang yang sangat media literate. Jadi mereka tahu bagaimana perkembangan politik. Dulunya mereka sudah memulai menyerang acara hajatan politik seperti debat presiden. Debat yang kedua itu," ungkap Al Chaidar.

Ia menyatakan saat ini anggota TNI-Polri harus lebih waspada dan terus memburu para terduga teroris sebelum acara pelantikan presiden dan wapres periode 2019–2024 sehingga tidak lagi melakukan aksi teror di Tanah Air.

"Jadi saya kira polisi lebih tahu lah ya," tandasnya.

Baca juga: Wiranto Sebut Ledakan di Lokasi Nobar Debat Pilpres Bukanlah Ancaman

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini