Prabowo Getol Safari Politik, Pengamat: Gerindra Butuh Logistik untuk Pilpres 2024

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 15 Oktober 2019 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 15 337 2117001 prabowo-getol-safari-politik-pengamat-gerindra-butuh-logistik-untuk-pilpres-2024-613gbJrsZE.jpg Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (Foto: Okezone.com/Feri Usmawan)

JAKARTA - Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai tujuan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto melakukan safari politik ke partai pendukung Jokowi-Ma'ruf karena untuk memupuk logistik menghadapi Pilpres 2024 mendatang.

Seperti diketahui, belakangan ini Prabowo kerap sowan ke ketua umum partai pendukung Jokowi-Ma'ruf. Kemarin, mantan Danjen Kopassus itu bertemu dengan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. Setelah sebelumnya, di hari Minggu 13 Oktober 2019 dia juga sowan ke rumah Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.

"Mungkin saja Gerindra lebih realistis melihat tantangan Pilpres 2024, jadi logistik itu bisa diperoleh dengan bergabung ke koalisi berkuasa," kata Pangi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Prabowo: Perlu Penggabungan Semua Kekuatan untuk Bekerja demi Rakyat

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu menyebut, manuver politik dilakukan lantaran Prabowo sudah mendapat restu dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Presiden terpilih Jokowi untuk masuk ke koalisinya. Sehingga, dia langsung kasak-kusuk mencari dukungan dari parpol pendukung lainnya.

"Kunci sudah dibuka oleh Pak Jokowi, yang pernah mengatakan bukan tidak mungkin Partai Gerindra dan Demokrat terbuka kans bergabung ke koalisi pemerintah, ditambah lagi dengan memperoleh dukungan dan restu dari Megawati," ujarnya.

Prabowo dan Surya Paloh

Ia menilai sikap politik yang ditunjukkan oleh orang nomor satu di Partai Gerindra itu merupakan hal yang wajar. Sebab, dalam etika politik di Indonesia, ketika partai oposisi ingin masuk ke dalam lingkaran penguasa maka mereka harus mengunjungi partai koalisi pemerintah lainnya.

Baca juga: Bertemu di Markas PKB, Prabowo Cipika-Cipiki dengan Cak Imin

"Jadi, setelah pertemuan dengan ketua umum parpol, resistensi Gerindra bergabung ke gerbong barisan koalisi pemerintah yang awalnya keberatan, bisa menerima Gerindra dalam rangka kerjasama membantu pemerintah ke depannya, karena beban dan tantangan ke depannya berat," pungkas dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini