nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prabowo-Paloh Ingin Amandemen UUD Menyeluruh, Pengamat: Perlu Kajian Mendalam

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 07:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 15 337 2116966 prabowo-paloh-ingin-amandemen-uud-menyeluruh-pengamat-perlu-kajian-mendalam-5fRVHi7Aq3.JPG Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum Partai NasDem, Surya Paloh (Foto: Okezone.com/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum Partai NasDem, Surya Paloh menghasilkan tiga kesepakatan politik. Salah satunya ialah terkait usulan amandemen menyeluruh UUD 1945.

Pengamat Politik Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin berpandangan, kesepakatan kedua pimpinan parpol soal amandemen menyeluruh UUD 1945 sebaiknya tidak hanya fokus pada beberapa poin saja.

“Bisa saja maknanya amandemen pasal per pasal. Artinya, di situ juga ada amandemen terkait pasal pilpres secara langsung,” kata Ujang saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Selasa (14/10/2019).

Ujang melihat Partai NasDem sepertinya ingin berbeda dengan PDIP. Di mana PDIP mengusulkan dalam amandemen UUD agar memasukan kembali Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN), sedangkan NasDem enggan jika amandemen hanya mengakomodir kepentingan PDIP semata.

“Makanya NasDem ingin amandemen menyeluruh,” tuturnya.

Selain itu, terkait wacana amandemen UUD 1945 baik itu yang diusulkan sebagian maupun menyeluruh, Ujang menilai MPR perlu melakukan kajian mendalam termasuk mendengar aspirasi masyarakat.

“Tapi itupun masih jauh. Perlu kajian mendalam, dan perlu masukan dan pendapat masyarakat juga,” ucap Ujang.

Prabowo dan Surya Paloh

Diwartakan sebelumnya, pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum NasDem Surya Paloh menghasilkan tiga kesepakatan politik. Satu di antaranya terkait usulan amandemen menyeluruh UUD 1945.

"Kedua pemimpin parpol sepakat bahwa amandemen UUD 1945 sebaiknya bersifat menyeluruh yang menyangkut kebutuhan tata kelola negara, sehubungan dengan tantangan kekinian dan masa depan kehidupan berbangsa yang lebih baik," kata Sekjen NasDem, Johnny G Plate, Minggu 13 Oktober 2019 malam.

Sementara di lain pihak, PDIP menjadi salah satu inisiator agar UUD 1945 diamandemen terbatas, khususnya menyangkut wewenang MPR menghidupkan kembali GBHN.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini