nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tersangkut Kasus Wiranto, Hanum Rais Bolos Rapat Paripurna DPRD DIY

Kuntadi, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 23:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 14 337 2116867 tersangkut-kasus-wiranto-hanum-rais-bolos-rapat-paripurna-dprd-diy-TgddzZNyYl.jpg Hanum Rais bersama Amien Rais (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA – Anggota DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hanum Salsabila Rais yang dikenal dengan Hanum Rais mangkir dalam rapat paripurna yang digelar di DPRD DIY, Senin (14/10/2019). Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) belum mengetahui alasan bolosnya Hanum dalam rapat ini.

Sebelumnya, Hanum dilaporkan ke polisi setelah ada cuitannya yang menyatakan teror kepada Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten merupakan rekayasa.

Dalam rapat paripurna ini, ada dua anggota yang tidak hadir. Selain Hanum yang merupakan putri dari Amien Rais, ada Heri Dwi Haryono dari Fraksi NasDem, serta anggota dewan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Demokrat.

“Dalam rapat tidak hadir. Kita tidak tahu alasannya,” ujar Wakil Ketua DPRD DIY Suharwanto yang merupakan politisi PAN ini.

Cuitan Hanum Rais yang dilaporkan ke polisi

Disinggung dengan pelaporan ke polisi, Suharwanto yang juga Ketua Fraksi PAN ini tidak bisa menanggapi banyak. Namun, mereka menghormati proses hukum di kepolisian.

“Kami hormati yang melaporkan Mbak Hanum, kami hormati pendapat Mbak Hanum, dan kami hormati proses hukum yang berlaku,” ujar Suharwanto yang juga wakil Ketua DPD PAN DIY ini.

Suharwanto berharap, apa yang terjadi ini harus menjadi bagian dalam proses pendewasaan politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dari internal partai, tidak ada pelanggaran atura internal. Hal ini diserahkan sepenuhnya kepada pribadi Hanum. Hal ini semata-mata dilakukan, karena PAN tidak pernah melarang anggotanya berkomentar dan mengeluarkan pendapat.

“Cuitan itu juga tidak melanggar koridor dan aturan di dewan,” ujarnya.

Meski telah menjadi polemik, PAN DIY belum melakukan komunikasi dengan Hanum, termasuk menyiapkan langkah advokasi hukum juga belum ada.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini