nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditangkap Densus 88, Terduga Teroris YF Ternyata Amir JAD Cirebon yang Baru

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 14 Oktober 2019 21:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 14 337 2116854 ditangkap-densus-88-terduga-teroris-yf-ternyata-amir-jad-cirebon-yang-baru-TmmAW4rHUC.jpg Polisi sedang mengamankan lokasi penggeledahan Densus 88 terkait penangkapan terduga teroris di Cirebon. (Foto: Fathnur Rohman/Okezone)

CIREBON - Terduga teroris berinisial YF yang diamankan oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Minggu 13 Oktober 2019 ternyata merupakan amir atau pemimpin Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon yang baru.

"YF merupakan Amir JAD Cirebon. Dia ketua baru," ungkap Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, kepada wartawan di Desa Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin (14/10/2019).

Saat ini Tim Densus 88 sedang mendalami hal tersebut. Ia mengatakan, pihaknya hanya bertugas untuk melakukan pengamanan ketika penggeledahan berlangsung.

"Masih didalami nanti Tim Densus yang selidiki," ucapnya.

Diungkapkan Suhermanto, penangkapan terduga YF masih memiliki kaitan dengan penangkapan terduga teroris B di Cirebon serta RF di Indramayu. Ia menuturkan, sejumlah barang bukti seperti cairan kimia dan sebagainya sudah disita oleh petugas.

(Foto: Fathnur/Okezone)

Dalam kesehariannya, lanjut Suhermanto, YF dikenal pendiam dan jarang bergaul dengan masyarakat sekitar. YF bekerja sebagai tukang reparasi barang-barang elektronik.

Sementara itu, saat ini Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri bersama personel Polres Cirebon, melakukan penggeledahan ulang kediaman istri YF, di Desa Bojong Lor, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Dari pantuan Okezone, proses penggeledahan memakan waktu lebih dari satu jam. Setelahnya, nampak petugas membawa sejumlah kardus dan koper berisi barang bukti.

Menurut Suhermanto, petugas tengah mengecek kembali apakah ada barang bukti yang tersisa di tempat tersebut. Suhermanto mengatakan, bahan kimia yang disita oleh petugas dikhawatirkan merupkan bahan peledak.

"Hasilnya kami tidak melihat. Masih ada beberapa barang yang dibawa. Bahan kimia sudah diamankan, " ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini