Zulhas Jelaskan ke Jokowi tentang Amandemen Terbatas UUD 1945

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 14 Oktober 2019 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 14 337 2116724 zulhas-jelaskan-ke-jokowi-tentang-amandemen-terbatas-uud-1945-v62fm6kRaS.jpg Presiden Jokowi bertemu Ketum PAN Zulkifli Hasan (Foto: Fakhrizal Fakhri)

JAKARTA - Pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan membahas wacana amandemen UUD 1945 menyeluruh yang disepakati Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Namun, pihaknya juga  membahas mengenai amandemen terbatas.

"Memang ada sedikit. Kita singgung bagaimana Indonesia ke depan, 50 tahun, 100 tahun, Pak Presiden tanya apa mengenai amandemen terbatas itu," ujar Zulhas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Baca Juga: Gerindra: Andi Arief Salah Baca, Buru-Buru Ngegas Aja

Jokowi bertemu Zulhas

Zulhas mengatakan, wacana amandemen terbatas itu hanya untuk menekankan visi Indonesia dalam 100 tahun ke depan. Sehingga, amandemen terbatas tak akan mengubah UUD 1945 secara teknis.

"Apakah nanti Presiden itu dimandatoris MPR. Itu enggak. Saya bilang terbatas, amandemen terbatas, sifatnya filosofis, ideologis, yang menggambarkan visi Indonesia 100 Tahun lagi. Tapi sifatnya filosofis dan ideologis, enggak teknis," ujarnya.

Mantan Ketua MPR itu tak ingin bila presiden akan kembali dipilih MPR melalui fraksi-fraksi yang ada di parlemen. Menurut dia, amandemen terbatas memang perlu dilakukan agar Indonesia mempunyai arah yang jelas dalam melakukan pembangunan.

"Kita perlu agar tidak, bupati dan gubernur ada arahnya. Arah yang jelas," tuturnya.

Baca Juga: JK: Kalau Ada GBHN, Presiden Kampanyekan Apa?

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini