Gerindra: Andi Arief Salah Baca, Buru-Buru Ngegas Aja

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 14 Oktober 2019 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 14 337 2116667 gerindra-andi-arief-salah-baca-buru-buru-ngegas-aja-wYW30XthXb.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Politikus Gerindra, Andy Rahmad Wijaya menilai Wasekjen Demokrat Andi Arief salah membaca pernyataan Prabowo-Surya Paloh, ihwal amandemen UUD 1945 secara menyeluruh.

"Salah dengar atau salah baca. Buru-buru ngegas aja," kata Andy saat dikonfirmasi Okezone, Senin (14/10/2019).

Andy meluruskan, maksud amandemen menyeluruh yang dimaksud Prabowo dan Surya Paloh. Menurut dia berdasarkan pointers yang dibacakan kemarin malam, intinya adalah 'amandemen secara menyeluruh yang terkait dengan tata kelola negara sehubungan dengan tantangan kekinian.'

"Andi Arief mungkin gak dengerin keterangan dari pihak yang bertemu," tandas Andy.

 Baca juga: Pertemuan Prabowo-Cak Imin, Gerindra Sebut untuk Mencairkan Kebekuan

Diwartakan sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menemui Ketua Umum Nasdem Surya Paloh di kediamannya pada Minggu 13 Oktober 2019 malam. Usai bertemu, Ketua Umum Nasdem tersebut mengatakan tidak masalah jika Gerindra mau gabung dengan koalisi.

Namun, pertemuan kedua pimpinan partai politik (parpol) pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 tersebut disorot tajam oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief. Aktivis 98 yang pernah diculik Tim Mawar itu khawatir demokrasi terpimpin akan hidup kembali seperti sebelum era reformasi.

"Semoga kekhawatiran saya soal cita2 Prabowo menghidupkan demokrasi terpimpin tidak terjadi. Saya betul-betul khawatir, apalagi beliau sering pragmatis seperti Surya Paloh," kicau Andi Arief di akun Twitter @AndiArief__, Senin (14/10/2019).

Andi juga meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menyelamatkan Indonesia dari upaya demokrasi terpimpin yang diinisiasi tokoh dan kekuatan politik yang dapat memundurkan sistem demokrasi di Indonesia.

"Mudah-mudahan Pak Jokowi bisa menyelamatkan jalan demokrasi yang benar menghadapi rencana demokrasi terpimpin ala Pak Prabowo, Surya Paloh dan beberapa kekuatan politik lainnya. Mereka menikmati demokrasi untuk memundurkannya," tulis @AndiArief__.

Dia kembali berkomentar soal pertemuan Prabowo dan Surya Paloh, kemarin. "Mereka tidak akan timbul tenggelam bersama rakyat, mereka timbul tenggelam dengan cita-cita kediktatoran," cuit @AndiArief__

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini