nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terduga Anggota Jaringan Pelaku Penusukan Wiranto Diamankan di Indramayu

Senin 14 Oktober 2019 10:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 14 337 2116528 terduga-anggota-jaringan-pelaku-penusukan-wiranto-diamankan-di-indramayu-eEgjQkdMaD.jpg Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris. (Foto: Dok Okezone)

INDRAMAYU – Seorang terduga teroris berinisial RF (24) ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama jajaran Polres Indramayu di sebuah toko di Jalan Ahmad Yani, Kota Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu 13 Oktober 2019. RF diduga satu jaringan dengan pelaku aksi penusukan Menko Polhukam Wiranto.

Densus 88 dan petugas Polres Indramayu juga melakukan penggeledahan di rumah RF pada Minggu malam yang dijaga ketat polisi bersenjata lengkap. Dari penggeledahan ditemukan senjata tajam berupa pisau, senjata mainan, gotri, jaket ISIS, pakaian, bubuk kimia, serta sejumlah CD.

Baca juga: Terduga Teroris Ayah dan Anak di Bekasi Diduga Jaringan JAD Kelompok Abu Zee 

Wakapolres Indramayu Kompol Fajar Widya Dharma mengatakan penangkapan RF merupakan pengembangan dari penangkapan salah satu anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bekasi. Para terduga teroris ini diduga berkaitan dengan insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Polres Indramayu menunjukkan barang-barang hasil penggeledahan rumah terduga teroris RF. (Foto: Toiskandar/iNews.id)

"Ini masih ada kaitannya dengan penangkapan terduga teroris yang di Bekasi yaitu AZ. Yang bersangkutan memang tergabung dengan grup Whatsapp yang sama dengan AZ dan pelaku penusukan Menko Polhukuman Pak Wiranto di Pandeglang Banten," kata Fajar, seperti dikutip dari iNews.id, Senin (14/10/2019).

Baca juga: Densus 88 Juga Tangkap Terduga Teroris di Panguragan Cirebon 

Fajar mengatakan, sejumlah barang bukti hasil penggeledahan di rumah terduga teroris ini langsung dibawa ke Mabes Polri untuk dilakukan penyidikan.

"Ada jaket ISIS, senjata tajam, dan seperti pemecah es batu yang selanjutnya kami serahkan kepada Densus 88," ujarnya.

Sementara menurut sang kakak, M, menungkapkan RF belakangan beraktivitas sebagai pedagang minuman di sebuah pasar malam di sekitar Kecamatan Sindang. Selama ini RF dikenal sosok yang pendiam dan tertutup. M juga tidak mengetahui aktivitas RF yang diduga terkait jaringan teroris.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Cirebon 

"Dia jualan es teh di pasar malam. Jualan sejak ada pasar malam. Kalau masalah begini-begitu, saya tidak tahu. Soalnya dia orangnya memang tertutup," ujar M.

Aktivitas penggeledahan pada malam hari tersebut menjadi tontonan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian. Hingga kini petugas juga masih melakukan penyidikan dengan meminta keterangan pihak keluarga dan tentang keterlibatan RF dalam jaringan teroris.

Baca juga: Terduga Teroris yang Ditangkap di Cirebon Jaringan JAD 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini