nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Penusukan Wiranto, Ma'ruf Amin: Bukti Paham Radikal Berkembang

Minggu 13 Oktober 2019 01:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 12 337 2116197 kasus-penusukan-wiranto-ma-ruf-amin-bukti-paham-radikal-berkembang-Mor2kYH1w3.JPG KH Ma'ruf Amin saat tasyakuran lintas agama PBNU Wilayah NTB di Kampus UNW NTB Mataram, Sabtu (12/20/2019). (Foto : iNews.id/Harikasidi)

MATARAM – Wakil Presiden (Wapres) Terpilih, Ma’ruf Amin mengutuk aksi penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Penusukan tersebut dinilai bukti nyata paham radikal berkembang di masyarakat.

Hal itu disampaikan Ma’ruf Amin saat menghadiri acara tasyakuran dan silaturahmi lintas agama yang diadakan Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) di Kampus Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) NTB Mataram, Sabtu (12/10/2019).

Ma’ruf mengatakan, penusukan terhadap Wiranto merupakan tindakan radikalisme yang dapat mengganggu stabilitas keamanan bangsa. Paham radikal berkembang di tengah masyarakat karena ada pemahaman agama yang keliru dan menyimpang.

Dia mengajak seluruh elemen bangsa harus ikut terlibat untuk mencegah berkembangnya paham radikal di Indonesia.

“Perlu ada upaya melakukan kontraradikalisme maupun deradikalisasi supaya bangsa ini tetap hidup dalam keadaan yang rukun, damai, dan kemudian juga penuh dengan saling pengertian, tidak diwarnai dengan salah pengertian yang bisa menimbulkan ketegangan-ketegangan,” kata Ma’ruf Amin, mengutip iNews.id.

Menko Polhukam Wiranto Ditusuk saat Menghadiri Peresmian Gedung Baru Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten (foto: Ist)Menko Polhukam Wiranto Ditusuk saat Menghadiri Peresmian Gedung Baru Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Banten (foto: Ist)

Ma’ruf Amin mengatakan, sejauh ini, NTB menjadi salah satu provinsi yang berhasil mencegah paham-paham radikal masuk. Hal ini tidak terlepas dari sinergitas pemerintah baik pusat dan daerah dan berbagai pihak.

“Insya Allah, mudah-mudahan, NTB masuk daerah yang berhasil menangkal gerakan-gerakan radikalisme,” kata Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin meminta aparat keamanan bertindak tegas dengan mengusut tuntas kasus insiden penyerangan Menko Polhukam Wiranto sampai ke akar-akarnya.

Selain itu, dia juga menegaskan, dirinya bersama Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi presiden dan wakil presiden untuk semua rakyat Indonesia.


Baca Juga : Sebut Wiranto Pantas Digantung di Medsos, ASN di Kampar Riau Diperiksa Polisi

Secara khusus dia menyampaikan, kendati pada Pemilu Presiden 2019 lalu pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin tidak unggul di wilayah NTB, dirinya berjanji akan memberikan perhatian lebih terhadap provinsi yang dikenal dengan julukan pulau seribu masjid ini.

Dalam kesempatan tasyakuran dan silaturahmi lintas agama yang diadakan PBNU Wilayah NTB, Ma’ruf Amin juga menandatangani prasasti pembangunan Kampus UNW NTB.


Baca Juga : Menkominfo Minta Masyarakat Tak Sebar Hoaks soal Wiranto

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini