nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Ingin Masuk Kabinet, PKS Hormati Partai yang 'Berkeringat' Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 22:43 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 12 337 2116190 tak-ingin-masuk-kabinet-pks-hormati-partai-yang-berkeringat-menangkan-jokowi-ma-ruf-NFHxQCQFhz.jpg Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini. (Foto : Okezone.com/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan tetap menjadi oposisi selama lima tahun mendatang. PKS disebut sudah mantap bersikap dan tidak tergoda untuk masuk pemerintahan.

"PKS akan lebih leluasa, terhormat, bermartabat, dan objektif dalam menawarkan perspektif dan alternatif solusi kebangsaan jika tetap berada di luar pemerintahan," kata Ketua Fraksi PKS di DPR RI, Jazuli Juwaini, dalam keterangannya, Sabtu (12/10/2019).

"Oleh karena itu, insya Allah PKS komitmen tetap berada di luar pemerintahan," ucapnya.

Jazuli menambahkan, PKS ingin memberi contoh budaya politik yang sehat dengan tidak ingin masuk ke dalam pemerintahan. Pasalnya, PKS menghormati partai politik yang 'berkeringat' untuk memenangkan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"PKS ingin memaksimalkan peran parlemen dalam hal check and balances sesuai konstitusi. Lagi pula, kami merasa tetap di pemerintahan Republik Indonesia karena PKS punya kader-kader terbaik yang menjadi gubernur dan bupati/wali kota. Di situ PKS hadir dan meberikan cinta dan pengabdian untuk Indonesia," tutur Jazuli.

Jokowi-Prabowo bertemu di Istana Merdeka. (Ist)

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo melangsungkan pertemuan di Istana Merdeka. Pertemuan itu salah satunya membahas soal peluang Gerindra berkoalisi dengan Jokowi. Namun pembicaraan soal hal tersebut belum final.

Prabowo menerangkan, Partai Gerindra akan siap memberikan bantuan kepada pemerintah jika diperlukan. Namun jika tidak masuk kabinet, maka Gerindra akan menjadi partai penyeimbang yang loyal selama lima tahun ke depan.


Baca Juga : PPP Yakin Bergabungnya Oposisi ke Pemerintah Tak Bikin Parlemen Lembek

"Kami yakin Indonesia bisa tumbuh double digit, kami yakin Indonesia bisa bangkit cepat. Kami ingin membantu dan kami siap membantu kalau diperlukan. Kalau umpamanya kita tidak masuk kabinet, kami tetap akan loyal di luar sebagai apa istilahnya, check and balance, sebagai penyeimbang, kan kita di Indonesia enggak ada oposisi ya," ucap Prabowo.


Baca Juga : NasDem: Pemerintah Butuh Oposisi yang Elegan!

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini