nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keresahan Sopir Truk soal Pungli, Sering Nombok Pakai Uang Sendiri

Wijayakusuma, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 11:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 12 337 2115963 keresahan-sopir-truk-soal-pungli-sering-nombok-pakai-uang-sendiri-CkSu6WUfjR.jpg Ilustrasi

BEKASI - Pungutan liar (pungli) masih menjadi momok bagi masyarakat terutama para sopir truk. Sudah menjadi rahasia umum jika truk yang kerap membawa muatan besar menjadi incaran favorit oknum pemungut pungli. Meski pemerintah gencar memberantas praktek ini, nyatanya masih ada yang terang-terangan melakukan hal tersebut.

Seperti yang dialami Suyono, sopir truk yang bekerja di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Ia mengaku beberapa kali dimintai pungli baik oleh oknum petugas maupun pak ogah yang ditemuinya saat beroperasi.

"Pernah, cuma berapa kalinya lupa. Disetop, terus ya langsung kasih. Kadang pake basa-basi dikit," kata Suyono di sela-sela istirahat Kepada Okezone, Jum'at (11/10/2019).

Setiap kali terkena pungli, warga asli Magelang, Jawa Tengah itu mengeluarkan nominal kisaran Rp10-20 ribu. Uang tersebut disiapkan terkadang dari kocek pribadinya, yang mau tak mau harus diberikan.

Lipsus Pungli

"Ya kalau dari operasional kurang, kita nombok sendiri. Sering juga gitu," ujar pria beranak dua itu.

Suyono tak menampik dirinya merasa resah dengan praktek pungli, meski keberadaannya kini sudah jarang ditemui.

"Ya sekarang-sekarang sih mulai agak jarang. Mungkin karena takut ketahuan, karena kan udah ada sanksinya ya," celetuknya.

Ia berharap pemerintah daerah bisa melakukan tindak tegas dan memberikan sanksi kepada oknum yang kedapatan memungut pungli, agar tak lagi meresahkan masyarakat.

"Harapannya pemerintah bisa hilangkan itu pungli biar gak ada lagi. Jadi kita kerja juga enak," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Saut Hutajulu menegaskan pihaknya tidak membenarkan adanya pungli dalam hal apapun.

"Dishub Kota Bekasi sudah mengingatkan kepada anggota kami agar tidak melakukan tindakan pungli di jalan. Pungli yang menyasar kepada para pengemudi truk tidak dapat dibenarkan dan tidak boleh dilakukan," tegasnya kepada Okezone.

Masalah pungli sendiri menurutnya sudah diatur dalam KUHAP. Dan bagi oknum petugas yang kedapatan melakukan praktek pungli, akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Sanksi sesuai dengan aturan pidana umum, pihak kepolisian yang menanganinya," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh jajaran Dishub Kota Bekasi agar mematuhi aturan yang berlaku dan tidak menyalahgunakan wewenang untuk menarik pungli.

"Diminta kepada seluruh jajaran Dishub Kota Bekasi agar tidak melakukan tindakan pungli di jalan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini