nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prabowo Diminta Harus Tetap Konsisten sebagai Oposisi

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 21:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 11 337 2115924 prabowo-diminta-harus-tetap-konsisten-sebagai-oposisi-VLMqQzK7is.jpg Presiden RI, Joko Widodo dan Prabowo (foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa besar kemungkinan Partai Gerinda yang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto itu akan bergabung dengan pemerintahan.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia mengatakan, jika Prabowo bergabung dengan Jokowi-Maruf di kabinet, sama halnya dengan mempermalukan diri.

"Prabowo tidak sadari, 68 juta pemilih setidaknya berharap Prabowo menjadi presiden. Jika hari ini kemudian Prabowo menjual kepercayaan publik dengan kursi kabinet, maka Gerindra terancam ditinggal pemilih," kata Dedi, Jumat (11/10/2019).

 Baca juga: Jokowi dan Prabowo : Hubungan Kami Mesra

Menurut pengajar di Universitas Telkom itu, bergabungnya Prabowo ke dalam pemerintahan akan memperlemah fungsi check and balance di negeri ini.

"Ini penanda kurang baik bagi demokrasi kita, pemerintah yang terlalu dominan akan melahirkan tirani," jelasnya.

Dedi mengharapkan, antara Jokowi dan Prabowo menjaga etika politik untuk menghasilkan pemerintahan yang berimbang, pengawasan proporsional, dan kekuasaan tidak dominan hanya satu sisi.

 Baca juga: PKB Tak Masalah Demokrat dan Gerindra Gabung Koalisi Jokowi

"Kondisi saat ini, sebenarnya sudah sangat berpihak pada pemerintah, bisa kita lihat dari parlemen yang dikuasai mitra koalisi pemerintah," tuturnya.

Hanya saja, menurut dia, dalam politik praktis, Gerindra terlanjur kalah baik di Pilpres juga di Pileg, sehingga memerlukan ruang unjuk menonjolkan diri di kabinet. Begitu juga dengan Demokrat, memerlukan ruang yang sama untuk memunculkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) demi 2024.

"Prabowo harus tetap konsisten sebagai oposisi, dalam kondisi apa pun, setidaknya keberadaannya bisa mengimbangi dominasi kubu pemenang," tegas Dedi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini