Pemuda Indonesia Dapat Wejangan dari JK Soal Damaikan Daerah Konflik

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 11 Oktober 2019 21:24 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 11 337 2115913 pemuda-indonesia-dapat-wejangan-dari-jk-soal-damaikan-daerah-konflik-t5rRgGtYCO.jpg Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla (JK) berkesempatan untuk memberikan motivasi kepada 28 penulis yang menjadi bagian dari pemuda Indonesia

JK menjelaskan jika Indonesia sangat rentan dengan potensi-potensi konflik karena kemajemukannya. Sehingga, anak muda Indonesia yang ingin berkontribusi pada perdamaian perlu memperkaya pengetahuan. Khususnya, JK menekankan, pengetahuan tentang sejarah dan actor-aktor dalam konflik sangat perlu dipelajari.

"Sebelum mendamaikan konflik, seperti di Maluku misalnya, saya membaca banyak buku tentang budaya dan actor-aktor di sana. Jadi ketika orang Islam bilang bahwa konflik hadirnya RMS adalah di Maluku bilang bahwa organisasi separatis itu ditungganngi kelompok non-Islam, saya sampaikan, RMS itu lahir di sebuah kota yang mayoritas Muslim dan empat menterinya adalah Muslim," kata JK, Jumat (11/10/2019).

Dalam acara yang diselenggarakan Jenggala Center, Wapres RI tersebut menyatakan bahwa dengan kita berpengetahuan luas dan punya ketulusan, kita tidak gampang dikalahkan dalam proses mendamaikan sebuah perbedaan. Selain itu, kita juga harus memiliki keberanian.

"Di tempat manapun yang saya kunjungi (untuk mendamaikan konflik), saya putuskan untuk tidak membawa pengawal (khususnya dari militer atau polisi). Karena kalua saya dikawal, berarti orang melihat saya ini penakut," kisah orang nomor 2 di Indonesia tersebut.

 JK Pemuda

Bekerja sama dengan Kemenpora dan Indonesia Youth Forum serta difasilitasi oleh LP2I, kegiatan ini menciptakan interaksi langsung 28 penulis muda dengan Bapak Jusuf Kalla. Ibnu Munzir, Ketua Jenggala Center mengatakan hal yang sudah baik itu perlu terus dikembangkan dan disebarkan ke pemuda-pemuda lainnya.

Ikut memandu jalannya diskusi antara Wapres dan para penulis, Ibnu Munzir yang juga pimpinan di Partai Golkar menyatakan bahwa dirinya kagum dengan tangan dingin sang Wapres. Selain konflik yang sifatnya social, JK berhasil menyelesaikan konflik politik khususnya yang terjadi di Partai Golkar beberapa tahun lalu.

“Ketulusan beliau dalam melihat bahwa pedamaian adalah kunci kesuksesan perlu diapresiasi. Sebab, Partai saya (Partai Golkar) berterima kasih banyak kepada beliau yang berhasil menyatukan perbedaan kami waktu itu. Ketulusan, keluasan wawasan dan keberanian beliau menjadi kunci beliau sukses dalam menjadi juru damai,” tegas Ibnu.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini