nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WNI Korban Jembatan Ambruk Taiwan, Dimakamkan di Samping Makam Orangtuanya

Fathnur Rohman, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 17:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 11 337 2115789 wni-korban-jembatan-ambruk-taiwan-dimakamkan-di-samping-makam-orangtuanya-Bd31keOlva.jpg Wartono, WNI Korban Jembatan Ambruk di Taiwan Dimakamkan di Kampung Halaman di Cirebon, Jawa Barat (foto: Okezone/Fathnur Rohman)

CIREBON - Jenazah Wartono, WNI korban jembatan ambruk di Kota Nanfangao, Yilan, Taiwan, asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, hari ini dimakamkan di kampung halamnnya. Wartono dikebumikan berdampingan dengan makam kedua orang tuanya.

Menurut penuturan kakak Wartono bernama Taman, jenazah tiba di Indonesia pukul 13.45 WIB. Kemudian jenazah adiknya tersebut diberangkatkan menuju rumah duka di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pukul 15.00 WIB. Isak tangis keluarganya kemudian pecah saat jenazah Wartono tiba di rumah duka pada pukul 19.30 WIB.

Baca Juga: WNI Korban Jembatan Ambruk Taiwan Ditemukan Tewas 

"Saudara saya yang perempuan banyak yang nangis saat jenazah Wartono tiba, " ungkap Taman saat ditemui Okezone, Jumat (11/10/2019).

Taman menyebut, jenazah Wartono diantar oleh pihak BNP2TKI, perwakilan PT Sekar Tanjung, serta para pejabat seperti Kadisnaker Kabupaten Cirebon, Camat Kecamatan Kapetakan, Kepala Desa, dan sebagainya.

WNI Korban Jembatan Ambruk Taiwan, Dimakamkan di Samping Makam Orangtuanya (foto: Okezone/Fathnur Rohman) 

Dirinya mengaku sangat bersyukur, karena proses pemulangan jenazah adiknya terbilang cukup cepat. Ia pun mengapresiasi semua pihak yang terlibat. "Pemulangan alhamdulilah lancar dan biaya semua ditanggung pemerintah," tambahnya.

Dia menambahkan, saat ini pihak leluarga akan fokus mengurus hak-hak Wartono. Ia sempat mengatakan, bahwa hak-hak seperti asuransi milik Wartono dari pihak perusahaan yang memberangkatannya sudah tidak ada. Hal tersebut bisa terjadi, karena Wartono sudah termasuk sebagai TKI mandiri.

"Informasinya pemerintah Taiwan akan memberi uang santunan dengan nilai kurs mata uang Taiwan. Dari PT enggak ada asuransi dari PT. Dia sudah menjadi TKI mandiri jadi asuransi didapat dari pemerintah Taiwan," imbuhnya.

Akan tetapi Taman sendiri masih belum mengetahui secara pasti, mengenai persyaratan yang harus disiapkan dalam proses pencairan hak-hak milik Wartono. Namun, menurutnya pemerintah Indonesia akan menjamin hak-hak Wartono bisa diberikan.

"Kami perlu menyiapkan sejumlah dokumen untuk asuransi itu. Saya berterimakasih kepada semua pihak yang melancarkan kepulangan jenazah Wartono. Saat ini kita semua berharap hak-haknya bisa diterima. Kami saat ini belum tau persyaratannya," ujarnya.

Pihak Keluarga Akan Mewujudkan Cita-Cita Terakhir Wartono

Sejumlah saudara Wartono yang bekerja di luar negeri kembali ke Cirebon untuk melihat pemakaman Wartono. Isak tangis dari saudara-saudara pecah saat jenazah Wartono tiba di rumah duka. Wartono sendiri dikebumikan disamping makam kedua orang tuanya.

Disampaikan Taman, pihak keluarga berencana akan tetap mewujudkan cita-cita terakhir Wartono yakni merenovasi rumah kedua orang tuanya. Bahkan, Taman secara tegas mengatakan walaupun hak-haknya Wartono belum diberikan, pihak keluarga akan bersukarela menggalang dana untuk tetap merenovasi rumah tersebut.

"Rencananya uang santunan atau hak-haknya akan dijadikan modal untuk merenovasi rumah orang tua. Bagaimanapun kita akan merenovasinya," tuturnya.

Baca Juga: Jembatan di Taiwan Ambruk Timpa Kapal Nelayan, Sedikitnya Sembilan Orang Terperangkap 

Nantinya, rumah dengan luas 98 meter persegi tersebut akan ditempati oleh salah satu keluarga Wartono. Taman mengakui, dirinya merasa sangat berterimakasih dengan pihak-pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah adiknya. Ia sadar, baru kali ini penanganan semacam itu bisa sangat cepat.

Taman berharap, semoga kedepannya kejadian atau musibah yang dialami oleh adiknya, tidak kembali terjadi dikemudian hari.

"Harapannya kejadian tersebut tidak teruang kembali," ucap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini