nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keluarga Siap Terima Bantuan Hukum Usut Penyebab Kematian Akbar Alamsyah

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 11 Oktober 2019 16:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 11 337 2115747 keluarga-siap-terima-bantuan-hukum-usut-penyebab-kematian-akbar-alamsyah-HF3RlZs4tZ.jpg Pemakaman Akbar Alamsyah. (Foto: Harits Tryan/Okezone)

JAKARTA – Pihak keluarga merasakan kejanggalan atas meninggalnya Akbar Alamsyah, korban demo berujung rusuh di Geddung DPR/MPR. Akbar diduga mendapat kekerasan sebelum dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Kakak kandung Akbar, Fitri Rahmayani mengatakan, pihak keluarga belum menentukan langkah selanjutnya dalam mengusut penyebab Akbar meninggal. Saat ini keluarga masih fokus menenangkan diri karena masih dirundung duka mendalam atas musibah ini.

"Untuk saat ini belum dulu ya (penegakan hukum), tapi enggak tahu ke depan bagaimana," kata Fitri di TPU Cipulir, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Meski begitu, pihak keluarga membuka diri jika ada pihak yang ingin memberikan bantuan hukum demi mengusut penyebab kematian Akbar.

"Mau tahu aja orangnya siapa, terus mereka tuh kaya bagaimana sih gituin (melakukan tindak kekerasan) adik saya. Enggak mungkin dia jatuh dari pagar, enggak mungkin. Dia enggak sampai ke Gedung DPR kok," ucapnya.

Foto: Harits/Okezone

Diketahui Akbar Alamsyah meninggal dunia pada Kamis 10 Oktober 2019 usai dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Akbar sempat dikabarkan hilang usai kerusuhan aksi di DPR pada 25 September 2019. Belakangan ia ditemukan dalam kondisi luka-luka dan tak sadarkan diri. Ia kemudian dibawa ke RS Polri

Keluarga belakangan baru bisa melihat kondisi Akbar dalam keadaan kritis di RS Polri. Setelah itu Akbar dibawa ke RSPAD Gatot Subroto untuk menjalani perawatan.

Kabar hilangnya Akbar sebelumnya disampaikan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Mereka menemukan ada satu orang lagi korban yang diduga mendapat kekerasan saat demo di DPR pada 25 September 2019.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra mengklaim bahwa telah memeriksa saksi terkait Akbar. Berdasarkan keterangan saksi, Akbar tengah berusaha menghindari kericuhan pada saat aksi tersebut dengan melompati pagar di depan DPR. Sayangnya saat itu korban terjatuh hingga terluka.

"Kita sudah temukan saksi bahwa yang bersangkutan jatuh pada saat melompati pagar tersebut," ujarnya.

Asep membantah informasi bahwa Akbar adalah korban kekerasan aparata. "Jadi sementara dugaannya bahwa yang bersangkutan luka bukan akibat kekerasan karena adanya insiden itu," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini