nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Pandeglang Minta Maaf Atas Insiden Penusukan Wiranto

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 21:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 10 337 2115450 bupati-pandeglang-minta-maaf-atas-insiden-penusukan-wiranto-Wpzcp9bBFa.jpg Bupati Pandeglang Irna Nurlita menjenguk Wiranto di RSPAD (Foto : Okezone.com/Rizky)

JAKARTA - Bupati Pandeglang Irna Nurlita mengaku salah dan kecolongan atas peristiwa ditusuknya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Kemanan (Menkopolhukam) Wiranto saat kunjungan kerja di Pandeglang, Banten.

"Mohon maaf, ini kami sedikit kecolongan dan mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang kembali dan kami akan terus melakukan sosialisasi, edukasi, agar anak-anak kami tidak terpapar dengan paham paham radikal," kata Irna di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Wiranto ditusuk saat menyambangi Pandeglang (Foto : istimewa)

Irna menyatakan pihaknya segera mengumpulkan semua aparatur pemerintah dibawahnya untuk berkoordinasi agar tamu yang masuk ke Pandeglang bisa diperketat.

"Kami akan rapatkan besok dengan camat, kepala desa, agar lebih selektif untuk menerima tamu-tamu yang dari luar Pandeglang tujuannya apa, maksud tujuannya apa tinggal di sana. Sumber penghasilan dari mana, profesinya sebagai apa, sehingga kami tidak kecolongan seperti ini lagi," tuturnya.

Di samping itu, kata dia, pemerintah daerah Pandeglang juga akan selalu membina masyarakat agar tidak mudah terpapar paham radikal.

"Tentunya kami akan berusaha dan melakukan edukasi dan silaturahmi dengan ibu-ibu muda, majelis taklim, pesantren, anak-anak sekolah di setiap apel Senin. Dan kami akan terus melakukan yang terbaik agar tidak terulang kembali dan untuk keamanan diperketat lagi," ucapnya.

Baca Juga : Wiranto Ditusuk, Presiden Wajibkan Pejabat Negara Gunakan Pengawalan

Baca Juga : Wiranto Rampung Jalani Operasi Selama 3 Jam

Irna juga menjelaskan, kunjungan Wiranto bukan undangan dari pemerintah daerah. Pihaknya juga hadir dalam acara tersebut namun sebagai tamu.

"Karena ini bukan acara kami dan saya juga undangan. Kalau saya yang mengundang kita akan koordinasi dan rapat berkali-kali dan untuk menerima tamu undangan khususnya para menteri, jadi kami tidak terlibat langsung," ujarnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini