nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wiranto Ditusuk Teroris, PKB: Sel Kelompok Radikal Masih Aktif

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 21:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 10 337 2115442 wiranto-ditusuk-teroris-pkb-sel-kelompok-radikal-masih-aktif-jqDe3u6Owh.jpg Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad (foto: Sindo)

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto ditusuk salah satu kelompok teroris di Pandeglang, Banten. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR menilai, peristiwa tersebut menjadi bukti jika ancaman radikalisme di Indonesia memang nyata.

“Hal ini menjadi early warning bagi kita semua, bahwa sel-sel kelompok radikal masih aktif dan menuntut kewaspadaan bagi kita sebagai bangsa untuk menghadapinya secara bersama-sama,” kata Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

 Baca juga: Pimpinan MPR Duga Penusukan Wiranto Berkaitan dengan Pelantikan Presiden

Kata dia, pelaku penusukan terbilang sangat nekat, karena sudah menargetkan pejabat pemerintahan.

“Hal ini menunjukkan jika doktrin yang mereka terima sebagai motivasi dalam melakukan aksi begitu terinternalisasi di kepala pelaku. Dan itu sangat berbahaya karena nilai-nilai tersebut memuat nilai-nilai kekerasan,” sambungnya.

Cucun menilai upaya deradikalisasi harus terus dilakukan di tengah masyarakat. Upaya pengarusutamaan Islam moderat menjadi salah satunya.

“PKB terus mendorong penguatan nilai-nilai Islam yang ramah di tengah masyarakat, sehingga bibit radikalisme yang dimotivasi cara pandang agama yang salah bisa diminimalkan,” tuturnya.

 Baca juga: Wiranto Ditusuk, saatnya Mengedukasi Orang yang Terpapar Paham Radikal

Lebih jauh politisi asal Jawa Barat ini meminta agar semua elemen bangsa meningkatkan kewaspadaan hingga menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Menurutnya, dinamika politik dan keamanan akan terus terjadi hingga proses penyusunan kabinet berakhir.

“Kami menilai dinamika politik dan keamanan akan terus terjadi sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan bersama. Tapi tentu kita berharap kondisi keamanan tetap terkendali,” pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini