nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wiranto Ditusuk, Presiden Wajibkan Pejabat Negara Gunakan Pengawalan

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 21:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 10 337 2115440 wiranto-ditusuk-presiden-wajibkan-pejabat-negara-gunakan-pengawalan-HrtNhdKyyn.jpg Wiranto ditusuk saat mengunjungi Pandeglang (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah mengeluarkan instruksi agar semua pejabat negara menggunakan pengawalan setelah adanya penyerangan serta penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.

‎"Ketika kejadian kebetulan saya sedang dengan Presiden dan Pak Mensesneg (Pratikno), Presiden langsung memberikan arahan agar semua pejabat sekarang ini dalam kondisi seperti ini untuk dilakukan pengamanan dasar," kata Pramono usai menjenguk Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019), malam.

Seskab Pramono Anung

Pramono mengungkap, banyak menteri hingga pejabat negara di era Presiden Jokowi yang tidak ingin dikawal saat melakukan perjalanan dinas ataupun kunjungan. Mulai saat ini, hal tersebut dilarang pasca-adanya penyerangan terhadap Wiranto.

"Karena sekarang ini banyak di era pak Jokowi para pejabat menteri dan sebagainya tidak mau dikawal, enggak mau pake pengawalan, tetapi kalau melihat ini, ancaman itu riil,dan ancaman ini dipersiapkan," tuturnya.

Menurut Pramono, penyerangan terhadap Wiranto di Pandeglang merupakan ancaman sesungguhnya kepada para pejabat negara. Karena itu, Presiden menginstruksikan agar pengamanan diperketat.

"Apa yang terjadi di Pandeglang memperlihatkan itu. bahwa, sel-sel jaringan itu ada. Sehingga dengan demikian, Presiden telah meminta kepada kita Setneg, Seskab untuk segera mengkoordinasikan pengamanan terhadap pejabat negara," katanya.

Baca Juga : Kontrakan Penusuk Wiranto Digeledah, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Baca Juga : Akbar Alamsyah Pedemo di DPR Meninggal Dunia

Sekadar informasi, Menko Polhukam Wiranto diserang usai melakukan kunjungan di daerah Menes, Purwaraja, Pandeglang, Banten, pada Kamis, 10 Oktober 2019. Wiranto diserang oleh dua terduga pelaku yang merupakan jaringan JAD yakni FA dan Abu Rara ‎(RA)

Wiranto ditusuk dibagian perut sebelah kiri dengan menggunakan senjata tajam. Tak hanya Wiranto, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto dan ajudan Wiranto juga terluka akibat penyerangan itu. Saat ini, dua terduga pelaku penyerangan telah diamankan pihak kepolisian.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini