nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bamsoet Tegaskan Amandemen UUD Tak Mengubah Sistem Pemilihan Presiden

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 19:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 10 337 2115401 bamsoet-tegaskan-amandemen-uud-tak-mengubah-sistem-pemilihan-presiden-uD4v5yLVeI.jpg Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet, menegaskan rencana amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 tak bakal mengubah sistem pemilihan Presiden. Sehingga pemilihan Presiden akan tetap dilakukan secara langsung dan bukan melalui MPR.

"Kalau Anda tanya apakah amendemen ini mengubah sistem pemilihan presiden? (jawabannya) tidak," ujar Bamsoet di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (10/10/2019)

Bamsoet berkata, konsep amandemen yang akan dilakukan pihaknya lebih berfokus merancang blue print alias perjalanan bangsa Indonesia di sisi ekonomi dalam beberapa tahun kedepan.

"Amandemen terbatas maksudnya adalah lebih kepada perjalanan bangsa kita ke depan dari sisi ekonomi. Bagaimana kita bisa menciptakan ke depan ini suatu hal yang semacam cetak biru atau blue print Indonesia 50-100 tahun kedepan yang semua mengacu pada satu buku induk," tegasnya.

Bamsoet bersama Megawati Soekarnoputri (Foto : Okezone.com/Harits)

Ataupun, jelas Bamsoet, blue print dalam amandemen terbatas itu diharapkan menjadi acuan visi dan misi para calon pemimpin negara atau daerah dalam konsep pembangunan ekonomi Indonesia ke depannya.

"Presiden, bupati, walikota dan seterusnya itu harus mengacu kepada peta jalan Indonesia yang sudah kita gariskan ke depan. Sehingga manakala ada pergantian pergantian kepala negara, pergantian bupati, walikota, gubernur itu blue printnya sama," jelasnya.

Baca Juga : Megawati Bersyukur Pemilihan Ketua MPR Melalui Musyawarah Mufakat

Di sisi lain, Politikus partai Golkar ini memastikan MPR bakal membuka pintu bagi semua pihak untuk memberikan masukan dalam upaya amandemen terbatas UUD 1945 ini.

"Kita ingin masyarakat ikut andil untuk memberikan masukan atas konstutusi yang akan kita jalankan ke depan. Kami membuka diri aspirasi dari masyarakat terhadap amandemen terbatas," terangnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini