nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gerindra Harap Kasus Penusukan Wiranto Jadi Perhatian Serius Aparat Keamanan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 18:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 10 337 2115357 gerindra-harap-kasus-penusukan-wiranto-jadi-perhatian-serius-aparat-keamanan-GZxvAYhxjR.jpg Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani. (Foto: Harits Tryan/Okezone)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani berharap insiden penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto jadi perhatian serius aparat keamanan.

“Penyerangan kepada pejabat negara dan saya kira ini harus menjadi perhatian yang sangat serius bagi aparat keamanan, untuk menjaga keselamatan para pemimpin dan para pejabat negara, terutama dalam menjalankan tugas,” ujar Muzani di kediaman Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teungku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).

Jika diantisipasi dengan baik, Muzani yakin kejadian ini tak akan kembali terulang. “Sehingga serangan-serangan yang membabi-buta seperti ini tidak mengancam keselamatan para pejabat kita,” ucap Muzani

Wakil Ketua MPR ini juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang tengah menimpa Wiranto. Dia berharap Eks Panglima ABRI agar segera pulih dan bisa kembali beraktifitas seperti biasanya.

“Kita sangat prihatin dan berdoa mudah-mudahan Pak Wiranto bisa segera sehat kembali untuk menjalankan tugas-tugas berikutnya,” harap Muzani.

Foto: Ist

Wiranto ditusuk terduga teroris usai menghadiri acara peletakan batu pertama pesantren yang ada di Pandeglang, Banten. Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku tiba-tiba mendorong Wiranto saat banyak pejabat hendak menyalami mantan Panglima ABRI tersebut.

"Tapi dalam waktu yang sangat singkat seorang yang diduga pelaku menusukkan benda tajam kepada Beliau dan saat itu Kapolsek juga ada di tempat," ujar Dedi di Mabes Polri.

Dedi mengatakan, Kapolsek Menes Kompol Dariyanto diketahui mencegah pelaku yang hendak menusuk Wiranto sehingga dirinya juga tertusuk. Pelaku beraksi dengan senjata tajam berupa kunai.

Pelaku bernama Syahril Alamsyah alias Abu Rara lahir di Medan, 24 Agustustus 1988 dengan alamat Jalan Syahrial, Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara.

Pelaku lainnya adalah Fitri Andriana binti Sunarto, lahir di Brebes 05 Mei 1998, beralamat di Desa Sitanggai, Kecamatan Karangan, Kabupaten Brebes.

Saat ini, kedua pelaku itu langsung dibawa ke Polda Banten untuk dilakukan pemeriksaan intensif. Dalam proses pemeriksaan ini, Polda Banten nantinya akan dibantu oleh pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini