nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sosok Emil Salim, Profesor yang Dimaki Arteria Dahlan

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 12:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 10 337 2115133 sosok-emil-salim-profesor-yang-dimaki-arteria-dahlan-JfJ3PRN8YH.jpg Emil Salim (Foto: Ist/Sindo)

JAKARTA - Perilaku politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arteri Dahlan menuai sorotan pasca-memaki dan menunjuk-menunjuk Profesor Emil Salim dalam diskusi di televisi swasta. Perilakunya dianggap khalayak tak elok mengingat usia Emil Salim yang lebih tua.

Melihat dari situs Universitas Indonesia (UI) dan dirangkum dari berbagai sumber, Emil Salim memiliki rentetan gelar, mulai dari gelar Ph.D dalam ilmu ekonomi di Universitas California (Berkeley Campus) California, Amerika Serikat pada 1964. Kemudian, gelar Professor untuk ilmu ekonomi pada Universitas Indonesia pada 1975.

Baca Juga: Profil Arteria Dahlan di Wikipedia Berubah Jadi 'Tukang Bacot' Usai Maki Emil Salim

Emil juga memperoleh gelar Doctor Honoris Causa dari Universitas Kebangsaan Malaysia tahun 1994. Selain itu, Emil juga meraih penghargaan Blue Planet Prize 2006 karena berkiprah sebagai Penasehat Presiden Bank Pembangunana Asia sejak tahun 2009.

Arteria Dahlan

Suami dari Roosminnie Salim itu adalah tokoh lingkungan hidup internasional yang pernah menerima The Leader for the Living Planet Award dari World Wide Fund (WWF).

Di masa mudanya, ragam organisasi digeluti pria kelahiran Lahat, Sumatera Barat, pada 8 Juni 1930 itu. Ketika perang kemerdekaan atau di masa mudanya, Emil ditunjuk sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia (IPPI) Sumatera Selatan, sekaligus Ketua Tentara Pelajar Palembang pada 1946-1949. Emil juga terpilih sebagai Ketua IPPI Bogor dan anggota Korps Mobilisasi Pelajar Siliwangi pada 1949.

Pengabdiannya kepada negara juga tak diragukan. Beragam posisi strategis pernah digelutinya. Meliputi, Tim Penasihat Ekonomi Presiden 1966, Anggota Tim Penasihat Menteri Tenaga Kerja 1967-1968, Anggota Tim Teknis Badan Stabilitas Ekonomi 1967-1969, Deputi Ketua Bappenas 1968-1971, Dosen Seskoad dan Seskoal 1971-1973, Menteri Negara Penyempurnaan dan Pembersihan Aparatur Negara merangkap Wakil Kepala Bappenas 1971-1973.

Baca Juga: Jadi Trending Topic, Arteria Dahlan Dikecam Warganet Usai Sebut Emil Salim Sesat

Kemudian, Menteri Perhubungan pada Kabinet Pembangunan II 1973-1978, Menteri Negara Urusan Kependudukan dan Lingkungan Hidup pada Kabinet Pembangunan III 1978-1983, Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup pada Kabinet Pembangunan IV-V 1983-1993.

Emil juga menjadi Guru Besar FEUI (1983), Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN-1999), Anggota Dewan Penasihat Pemerintah RI dan Kepala Dewan Ekonomi Nasional 2000-2004, Anggota Bidang Pengembangan Ilmu Ekonomi, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia/ISEI 2006-2009.

Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia 2007-2012, Dewan Pertimbangan Presiden, Anggota Bidang Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan 2007-2010, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, merangkap Anggota Bidang Ekonomi dan Lingkungan Hidup 2010-2014.

Sosok Emil dan Arteria Dahlan menuai sorotan karena diskusi ‘Ragu-Ragu Perppu’ di Mata Najwa kemarin malam. Arteria yang mendukung Undang-Undang KPK berdebat keras dengan Emil.

Kerap kali Arteria emosi bahkan memotong penjelasan Emil. “Tidak boleh begitu Prof, saya yang di DPR saya yang tahu, mana Prof, sesat, ini namanya sesat," kata Arteria sambil setengah berdiri menunjuk-nunjuk Emil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini