nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Update Situasi Terkini, KSAD Kumpulkan Petinggi TNI AD di Mabesad

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 19:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 09 337 2114902 update-situasi-terkini-ksad-kumpulkan-petinggi-tni-ad-di-mabesad-pv10HmRuKY.jpg KSAD Andika Perkasa kumpulkan petinggi TNI AD bahas situasi terkini (Foto : Okezone.com/Fakhri)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengumpulkan petinggi TNI di matra darat guna membahas update situasi terkini, serta rencana aksi demo dan evaluasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Seluruh Pangdam yang ada di Tanah Air hadir dalam pertemuan bersama Andika itu kecuali Pangdam Cendrawasih yang sangat ini sedang fokus menjalankan operasi di wilayahnya.

"Kami semua kumpul dalam rangka untuk mengudpate situasi terakhir di semua wilayah," ujar Andika di Mabes TNI AD, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Ilustrasi (Foto : BBC Indonesia)

Andika menerangkan bahwa secara umum situasi keamanan berlangsung sangat kondusif berdasarkan laporan yang disampaikan anak buahnya di daerah.

"Yang menonjol dari kesimpulan kami hanya dua, yaitu tentang rencana demonstrasi tapi rencana demonstrasi itu pun tidak terlihat, sampai hari ini tidak terlihat disemua wilayah," ujarnya.

Ia membenarkan, terdapat beberapa daerah yang berpotensi berlangsungnya aksi demonstrasi menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. "Tapi itu sangat sedikit sekali, saya tidak perlu menyebut di mananya, tapi mayoritas belum ada rencana (aksi demo) yang terucap maupun tertulis," tutur Andika.

Baca Juga : Pesawat Jet Bekas Milik Jusuf Kalla Mendadak Ada di Wonogiri

Baca Juga : Klarifikasi Pemprov DKI soal Anggarkan Rp12 Miliar untuk Antivirus

Selain itu, petinggi mantra darat juga mengevaluasi pelibatan TNI AD dalam menangani karhutla bersama instansi lainnya.

"Kami semua para Panglima Kodam dan Panglima Korem, semuanya membantu all out. Kemudian juga terakhir sampaikan apa yang harus dilakukan oleh seluruh jajaran Angkatan Darat dalam menghadapi event-event besar satu-dua sampai tiga minggu kedepan," pungkas Andika.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini