nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Pelantikan Presiden, Intelijen Diminta Deteksi Dini Potensi Kerawanan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 15:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 09 337 2114797 jelang-pelantikan-presiden-intelijen-diminta-deteksi-dini-potensi-kerawanan-BrFvc7fGHi.jpg Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono. (Foto : Dok Okezone.com/Wahyu Muntinanto)

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono, meminta tim intelijen melakukan deteksi dini jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019.

Gatot meminta anggotanya melihat situasi-situasi kerawanan saat pelantikan presiden berlangsung.

"Sebentar lagi tanggal 20 ada pelantikan Bapak Presiden, Bapak Jokowi dan Bapak KH Ma'ruf Amin sebagai presiden yang terpilih di pemilu. Rekan-rekan sudah ketahui potensi kerawanan apa yang sudah kita hadapi. Mari kita persiapkan semuanya dengan baik," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

Gatot meminta tim intelijen Polda Metro Jaya melakukan deteksi dini guna mengantisipasi semua potensi yang bisa mengancam jalannya pelantikan tersebut.

"Intelijen tolong dilakukan deteksi dini tentang hal apa yang akan terjadi. Kemudian Karo Ops siapkan langkah keamanan agar siap mengantisipasi sehingga kita enggak terdadak," tuturnya.

Menurut Gatot, antisipasi sejak dini penting untuk dilakukan. Dengan begitu, semua potensi ancaman bisa dihindari.


Baca Juga : Pimpinan DPR Minta Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif Pelantikan Presiden

"Kalau kita terdadak itu enggak baik dan enggak bagus. Tapi kalau kita sudah antisipasi semuanya, kita dapat minimalkan gangguan yang lebih besar," tuturnya.

Baca Juga : MPR Usul Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Dilangsungkan Pukul 14.00 WIB

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini