nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kekerasan Seksual Terus Melonjak, RUU PKS Harus Segera Disahkan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 14:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 09 337 2114746 kekerasan-seksual-terus-melonjak-ruu-pks-harus-segera-disahkan-O3vLq7G5l4.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) harus segera disahkan, karena setiap tahunnya, angka kekerasan seksual terus meningkat tajam. DPP Partai NasDem bersikap RUU ini harus dituntaskan pada Periode 2019-2024.

"Setiap tahun angka kekerasan seksual terus meningkat," kata Ketua DPP NasDem bidang Perempuan dan Anak, Amelia Anggraini, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Anggota DPR periode 2014-2019 itu menegaskan, titik fokus dalam RUU PKS adalah pada korban kekerasan seksual, dan hal itu perlu lebih disosialisasikan kepada masyarakat.

 Baca juga: LSI : Mayoritas Publik Sepakat Demo Mahasiswa Tak Ditunggangi Kepentingan Politik

Hal senada juga dikatakan anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Ary Egahni. Menurut dia, RUU PKS darurat untuk disahkan menjadi undang-undang mengingat kekerasan seksual masih terjadi di tengah masyarakat.

"Banyak kasus ayah kandung melakukan kekerasan kepada anaknya sendiri, tidak dikenai hukuman karena dari pihak keluarga, bahkan istrinya memberikan perlindungan kepada pelaku," kata Ary.

 DPR

Dengan adanya RUU PKS, sambung dia, para pelaku tindak kekerasan seksual bisa dijerat hukum yang setimpal dengan perbuatannya. Anggota DPR dari Dapil Kalimantan Tengah ini berharap, RUU PKS dapat disosialisasikan di tengah masyarakat agar masyarakat memahami tentang pentingnya RUU PKS ini dan diharapkan dapat mengurangi tindak kekerasan seksual.

 Baca juga: Polisi Sebut Buzzer Tak Masalah Selama Positif

Menurutnya, angka kasus kekerasan seksual dari Sabang sampai Merauke cenderung meningkat.

"Kita melihat kekerasan seksual timbul multidimensional karena sumber daya manusia yang sangat rendah. Sumber daya manusia yang rendah dan miskin secara akademik miskin secara ekonomi dan miskin juga secara spiritual sehingga enggak mengerti rambu-rambu sehingga terjadi kekerasan seksual," kata Ary.

Oleh karena itu, kata dia, ketahanan keluarga perlu untuk menghindari kekerasan seksual, baik di dalam keluarga maupun di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Advokasi Hukum dan HAM, Taufik Basari mengatakan, RUU PKS ini harus segera di dibahas untuk diundangkan karena ini merupakan RUU yang sangat penting buat perjalan bangsa.

Dia berharap, fraksi Partai NasDem menjadi motor penggerak untuk membahas masalah RUU PKS ini.

"Kita ingin membangun keadaban bernegara serta kita ingin membangun paradikma yang anti patriarti, paradigna yang selama ini menganggap perempuan kelas dua," pungkas Taufik.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini