nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Panggil Ulang Anggota BPK Rizal Djalil sebagai Tersangka Proyek SPAM

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 10:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 09 337 2114624 kpk-panggil-ulang-anggota-bpk-rizal-djalil-sebagai-tersangka-proyek-spam-LxC4tiz6Sb.jpg Rizal Djalil. (Foto: Dok Okezone/Arie Dwi Satrio)

JAKARTA – Tim Penyidik‎ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan ulang pemeriksaan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rizal Djalil, pada hari ini. Rizal akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek SPAM di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Iya (Rizal Djalil) dijadwal ulang sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (9/10/2019).

Baca juga: Diperiksa KPK, Anggota BPK Rizal Djalil Ngaku Serahkan Banyak Dokumen 

Rizal sebelumnya dipanggil dalam kapasitas sebagai tersangka pada Senin 7 Oktober 2019. Namun, ia mangkir dalam panggilan pemeriksaan tersebut. Oleh karena itu, KPK meminta Rizal kooperatif memenuhi panggilan pemeriksaan pada hari ini.

Rizal Djalil. (Foto: Dok Okezone/Heru Haryono)

"Jadi kami harap yang bersangkutan bisa datang, karena sudah dijadwalkan ulang dari rencana pemeriksaan sebelumnya," ujar Febri.

Baca juga: Dua Tersangka Baru Suap Proyek SPAM Kemen-PUPR Diperiksa KPK 

Sebelumnya KPK telah menetapkan anggota BPK, Rizal Djalil; dan Komisaris PT Minarta Dutahutama, Leonardo Jusminarta Prasetyo; sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap terkait proyek SPAM di Kementerian PUPR.

Keduanya belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka. Belum diketahui apakah KPK akan langsung menahan Rizal Djalil pada pemeriksaan hari ini atau tidak.

Dalam perkara tersebut, Rizal diduga menerima suap dari Leonardo dengan total 100.000 dolar Singapura pecahan 1.000 dolar Singapura. Uang itu diserahkan Leonardo kepada Rizal melalui salah satu pihak keluarga.

‎Uang tersebut diduga berkaitan dengan proyek Jaringan Distribusi Utama (JDU) Hongaria dengan pagu anggaran Rp79,27 miliar. Rizal disinyalir meminta proyek itu kepada petinggi SPAM Kementerian PUPR untuk kemudian dikerjakan proyek oleh perusahaan Leonardo.

Baca juga: KPK Endus Anak Rizal Djalil Terima Uang Suap Proyek SPAM KemenPUPR 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Okezone)

Sebagai pihak yang diduga menerima suap, Rizal‎ disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

Sedangkan Leondardo yang diduga sebagai pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: KPK Periksa Hakim Pengadilan Agama Bogor Terkait Kasus Rizal Djalil 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini