nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wamena Mulai Kondusif, Penyebaran Informasi Negatif Harus Dihentikan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 19:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 07 337 2113994 wamena-mulai-kondusif-penyebaran-informasi-negatif-harus-dihentikan-tQlTsg6mzj.jpg Pengungsi Imbas Kerusuhan di Wamena Tiba di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang (foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Kantor Komnas HAM perwakilan Papua, Frits Ramandey meminta para pengungsi tidak menyebarkan informasi bernada negatif terkait kerusuhan di Wamena, pada Senin 23 September 2019.

Menurutnya informasi negatif justru semakin memperkeruh keadaan. Padahal, saat ini kondisi di Wamena sudah berangsur kondusif.

Baca Juga: Mendagri: Pemerintahan di Wamena Sudah Berjalan Walaupun Belum Maksimal

“Jikalau ada di antara para pengungsi mengalami insiden langsung saat kejadian, sebaiknya jangan menyebarkan informasi atau kabar yang bernada provokasi lagi, karena itu akan memunculkan sentimen baru dan dampak negatif lainnya,” kata Frits dalam siaran pers yang diterima, Senin (7/10/2019).

Masyarakat Minta Kemenkominfo Buka Akses Internet di Papua

Frits khawatir informasi yang diberikan para pengungsi dimanfaatkan dan diputarbalikan oleh kelompok tertentu yang ingin eskalasi kericuhan terus meningkat.

"Oleh karena itu, pemerintah kabupaten dan kota mesti mencegah kelompok-kelompok atau aktor yang berpotensi meresahkan masyarakat. Buka komunikasi dengan baik supaya warga mendapat jaminan bahwa kerusuhan tidak akan terjadi lagi," urainya.

Terpisah, politikus PSI, Tsamara Amany sepakat dengan Komnas HAM Papua perihal penghentian pemelintiran berita soal kericuhan di Wamena. Pasalnya berita bernada negatif justru bisa kembali memantik kericuhan.

"Kita harus mendengar suara Komnas HAM Papua. Tapi ini soal menghentikan arus penyebaran berita yang diplintir. Yang dikhawatirkan berita plintiran ini bisa memicu kerusuhan. Kita butuh suara-suara positif di berbagai media, bukan suara negatif yang justru memicu amarah,” kata Tsamara.

Baca Juga: Polri Pastikan Situasi Wamena Sudah Kondusif Pasca-Kerusuhan

Lebih lanjut, Tsamara menilai penyiagaan aparat TNI-Polri di sejumlah titik bisa menjadi jaminan keamanan supaya warga kembali hidup normal karena situasi semakin aman.

“Karena banyak yang terkena dampak, maka saatnya kita tumbuhkan sikap solidaritas. Baik saling memberi bantuan atau dukungan kepada pengungsi, ataupun saling menjaga dan mengingatkan agar tidak mudah percaya setiap ada berita-berita negatif yang mengarah kepada perpecahan Papua. Setiap warga negara harus bisa merasa aman, di mana pun itu,” pungkasnya. (fid)

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini