nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Pelantikan Presiden, Dirjen PAS Konsolidasi Pastikan Keamanan Lapas

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 15:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 07 337 2113859 jelang-pelantikan-presiden-dirjen-pas-konsolidasi-pastikan-keamanan-lapas-AJylIofAqK.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami, mengatakan telah berkonsolidasi dengan jajarannya untuk memastikan keamanan lembaga pemasyarakatan (lapas) menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019.

"Saat selesai pengarahan tanggal 2 Oktober 2019, sore kami langsung teleconference dengan seluruh Kadiv Pemasyarakatan dan Kepala Lapas/Rutan seluruh Indonesia untuk cipta konfisi lingkungan aman dan tertib," kata Sri Puguh saat dikonfirmasi Okezone, Senin (7/10/2019).

Dalam teleconference dengan jajarannya, Sri Puguh menginstruksikan agar petugas meningkatkan pembinaan, monitoring, pengawasan dan pengendalian (bintorwasdal) di seluruh lapas dan rutan di seluruh Indonesia. Selain itu, ia juga meminta petugas meningkatkan kuantitas dan kualitas sambang blok dan kamar penghuni serta membangun komunikasi yang efektif.

Baca Juga: Tjahjo Minta Dirjen PAS Amankan Lapas hingga Pelantikan Presiden

"Jangan ada diskriminasi dan pungli dalam pelayanan. Pemenuhan kebutuhan dasar sesuai dengan standar dan SOP," jelasnya.

Kendati demikian, Sri mengakui di beberapa lapas atau rutan terdapat kesulitan air bersih. Masalah lainnya juga over kapasitas. Untuk menuntaskan hal tersebut, pegawai Kemenkumham menggalang dana untuk membuat sumur tambahan.

Ilustrasi

"Alhamdulillah semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan di tengah overcrowding dan di beberapa tempat air sudah sulit. Untuk air ini kami juga menggalang dana sesama pegawai yang ikhlas untuk membuat sumur tambahan. Semoga tetap aman dan tertib," ucapnya.

Diwartakan sebelumnya, Plt Menkumham, Tjahjo Kumolo meminta jajarannya memastikan kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) aman, setidaknya hingga pelantikan presiden-wakil presiden 2019-2024 pada 20 Oktober 2019.

"Kami meminta kepada Dirjen PAS untuk konsolidasi di seluruh area yang ada. Setidaknya sampai pelantikan presiden," kata Tjahjo di Gedung Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kondisi lapas aman di maksud yakni jangan sampai ada gejolak, seperti narapidana kabur, kebakaran, dan lain sebagainya. Karena itu, Tjahjo meminta Dirjen PAS Kemenkumham berkonsolidasi dengan seluruh kepala lapas.

"Kita pastikan kondisi LP itu aman. Jangan sampai gejolak, lepas atau kebakaran karena ganggu kondisi stabilitas kita," pungkas Tjahjo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini