PM Belanda: Saya Selalu Senang Berada di Indonesia

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 07 Oktober 2019 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 07 337 2113856 pm-belanda-saya-selalu-senang-berada-di-indonesia-StY0jD7g0C.jpg PM Belanda Mark Rutte bersama Presiden Joko Widodo (Foto: Fakhrizal Fakhri)

BOGOR - Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte mengaku selalu senang berada di Indonesia. Rutte bukan pertama kali ke Indonesia, namun telah tiga kali melakukan kunjungan kenegaraannya ke Tanah Air.

"Terima kasih kepada Presiden Jokowi atas sambutannya yang hangat. Ini merupakan kunjungan saya ketiga sebagai PM Belanda dan saya selalu senang berada di Indonesia," ujar Rutte saat memberikan keterangan pers bersama di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/2019).

Menurut dia, Indonesia-Belanda mempunyai hubungan dekat yang tidak hanya pada level politik namun hubungan antarmasyarakatnya karena sejarah juga mencatat banyak warga Belanda yang lahir di Indonesia.

"Dan saya bangga mengatakan juga termasuk dalam kelompok tersebut. Banyak hubungan sejarah antara kedua negara. Dan kita juga mendorong kerja sama baru di masa depan melalui pariwisata, pertukaran mahasiwa, dan tentu hubungan perdagangan," kata Rutte.

Baca Juga: Jokowi Terima PM Belanda di Istana Bogor 

PM Belanda dan Presiden Jokowi menanam pohon

Rutte mengatakan, perdagangan Indonesia-Belanda diangka 3,8 miliar Euro pada 2018. Ia pun berniat untuk meningkatkan peluang berbagai kerja sama antara kedua negara.

"Presiden Jokowi dan saya berbicara tentang upaya meningkatkan kerjasama ekonomi. Sebagai contoh di bidang pendidikan, saya senang di bulan Juni depan akan ada acara khusus pekan pendidikan dan riset Indonesia-Belanda. Karena itu sangat penting. Karena kedua negara penting untuk memanfaatkan pengetahuan masing-masing. Tentu saja tepat sore ini saya akan berkunjung ke salah satu universitas di Bogor," ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Ajak PM Belanda Tingkatkan Kemitraan di Bidang Kemaritiman

Rutte dan Jokowi juga akan membahas isu kelapa sawit yang banyak mendapat penolakan di Uni Eropa. Menurut Rute, kedua negara akan melakukan penjajakan guna menggarap potensi peluang yang ada di CPO.

"Seperti yang tadi MoU baru saja ditandatangani. Dan MoU tersebut akan fokus pada pengembangan kapasitas petani skala kecil," ujarnya.

"Area kerja sama lainnya termasuk pengelolaan air, kesehatan, dan tentu saja ekonomi. Banyak sekali area-area lain yang berpotensi dikembangankan isu pengelolaan sampah," ujarnya.

Ia berharap, Indonesia-Belanda bisa memanfaatkan semua peluang yang ada dalam kerja sama antara kedu negara. Selain itu, kedatangan Rutte juga akan membuka secara resmi Kedutaan Belanda yang baru saja direvonasi di Jakarta hingga semakin modern.

"Hubungan Indonesia-Belanda tidak saja dibangun dari fondasi yang solid, dan hubungan sejarah. Tapi juga fokus pada masa depan bersama. Dan saya bertekad membangun kerja sama tersebut bersama Presiden Joko Widodo," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini