Polda Banten Tangkap Pelajar Pembuat Grup WA STM/K Provokatif

Mahesa, iNews.id · Minggu 06 Oktober 2019 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 06 337 2113464 polda-banten-tangkap-pelajar-pembuat-grup-wa-stm-k-provokatif-d4NrtRzGFO.jpg Pelajar ditangkap karena membuat grup WA provokatif (Foto: Mahesa)

Menurut keterangan AG, kata Wiwin, ada atau saran dari seseorang yang menyuruhnya untuk membuat grup 'Penerus Bangsa. Informasi tersebut masih terus diselidiki dan didalami kepolisian.

"AG masuk sebuah grup Facebook STM Se-Bogor, kemudian atas salah satu saran dari anggotanya untuk membuat grup WhatsApp," katanya.

Setelah AG membuatnya, link tautan grup itu oleh orang yang saat ini dilakukan pendalaman kemudian di share di grup Facebook STM Se-Bogor. "Masih dilakukan penyelidikan," katanya.

Kepada oknum pelajar tersebut, pihaknya menerapkan sistem restorative justice, pembinaan mental dan persuasif. Pelaku tidak ditahan, namun berdasarkan aturan hukum yang bersangkutan dilakukan pendekatan edukatif.

Kemudian, menyampaikan hal ini ke pihak orangtuanya, pihak sekolahnya untuk lebih mengawasi. Pihaknya juga memberikan pencerahan tentang tanggung jawab sang pembuat admin grup, potensi kerawanan hoax serta konten-konten provokatif yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan harapan, anak tersebut paham dan tidak mengulangi perbuatannya serta bisa jadi membantu Polri untuk berikan pencerahan bagi pemuda dan pelajar lainnya, agar tidak mudah terprovokasi dan apalagi menjadi provokator melalui penggunaan media sosial yang bijak dan santun.

Wiwin mengimbau masyarakat agar bijaksana dalam bermedia sosial. Kemudian, kepada masyarakat sebagai admin admin group, agar bisa bertanggung jawab terhadap lalu lintas komunikasi percakapan di grup, seleksi orang-orang yang ada di grup, kendalikan komunikasi sebagai bentuk tanggung jawab moril karena sebagai admin grup.

"Ingatkan jika ada anggota grup yang menyimpang, buat aturan grup dalam deskripsi grup, sebagai acuan bagi seluruh anggota. Mari kita jaga persatuan, persaudaraan serta pelihara keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini