nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di HUT Ke-74, Jokowi Beberkan Sejarah Baru yang Dicetak TNI

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 05 Oktober 2019 09:19 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 05 337 2113202 di-hut-ke-74-jokowi-beberkan-sejarah-baru-yang-dicetak-tni-gn0T6HJqoj.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bilamana Tentara Nasional Indonesia (TNI), telah menorehkan sejarah baru bagi negara. Seperti meresmikan pangkalan militer terpadu di Natuna.

“Dalam setahun terakhir ini, TNI juga telah menorehkan sejarah baru. Pada bulan Desember 2018, telah diresmikan pangkalan militer terpadu di Natuna yang akan disusul dengan empat pangkalan serupa di Biak, Morotai, Merauke, dan Saumlaki,” kata Jokowi amanat upacara parade dan defile dalam memperingati hari ulang tahun TNI ke-74 di Taxy Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019).

 Baca juga: Presiden Jokowi: Selamat Hari Ulang Tahun Ke-74 Tentara Nasional Indonesia.

Jokowi membeberkan pada tanggal 30 Juli 2019 kemarin TNI juga telah membentuk Komando Operasi Khusus (KOOPSUS), yang akan mendukung penanganan terorisme. Lalu ada latihan gabungan Dharma Yudha yang telah sukses dilaksanakan di awal bulan September 2019 dengan 12.500 prajurit dari tiga matra dan menjadi ajang unjuk teknologi baru.

Tidak sampai disitu, pada tanggal 27 September 2019 telah dibentuk Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) di Tanjung Pinang, Balikpapan dan Biak.

“Semua ini menandai pergeseran budaya militer di TNI kita, yang tadinya terpilah-pilah di masing-masing matra, kemudian menjadi terpadu dalam lingkup Tentara Nasional Indonesia dan semakin didukung oleh profesionalisme prajurit,” ungkap Jokowi.

 Baca juga: Jokowi dan Sejumlah Menteri Kabinet Kerja Hadiri Parade dan Defile HUT TNI ke-74

Lantaran telah banyak mencatat sejarah, pemerintah terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme TNI. Mulai dari menambahkan 60 jabatan perwira tinggi baru untuk mengoptimalkan peran prajurit.

“Pemerintah juga terus menambah jumlah alat utama sistem pertahanan (Alutsista) untuk memenuhi target Kekuatan Pokok Minimum (Minimum Essensial Forces) tahap II,” tandas Jokowi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini