nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejumlah Uang Korupsi Eks Bupati Cirebon Diduga Mengalir ke Acara PDIP

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 22:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 04 337 2113110 sejumlah-uang-korupsi-eks-bupati-cirebon-diduga-mengalir-ke-acara-pdip-gxJ0RPVpE9.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra (SUN) sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sunjaya diduga menyamarkan atau mencuci uangnya sebesar Rp51 miliar hasil suap dan gratifikasi.

Uang hasil suap dan gratifikasinya tersebut disamarkan Sunjaya dengan disimpan di rekening atas nama orang lain serta membeli aset berupa tanah dan tujuh mobil. Selain itu, Sunjaya juga diduga mengalirkan uang hasil korupsinya sekira Rp250 juta untuk acara Kongres Pemuda yang digelar PDIP pada 2018 lalu.

"Diduga uang itu berasal dari tersangka SUN (Sunjaya) yang digunakan saat itu untuk pembiayaan Kongres Sumpah Pemuda PDIP tahun 2018. Itu sudah muncul di fakta sidang," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2019).

Baca Juga: KPK Tetapkan Eks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra Tersangka Pencucian Uang

Aliran duit ke acara PDIP itu mencuat dalam proses persidangan perkara suap perizinan di Pemkab Cirebon yang menjerat Sunjaya sebelumnya.Untuk mendalami aliran uang tersebut, KPK telah memeriksa sejumlah saksi dalam proses penyidikan TPPU Sunjaya.

Salah satu saksi yang pernah dimintai keterangannya oleh KPK yakni, Politikus PDI-Perjuangan, Nico Siahaan. Nico Siahaan merupakan Ketua Panitia Kongres Pemuda yang digelar pada 2018, lalu.

"Salah satu saksi dari 146 saksi (yang sudah diperiksa terkait penyidikan TPPU Sunjaya) itu anggota DPR Nico Siahaan dan sejumlah anggota DPRD," kata Febri.

Sunjaya

Dalam perkara sebelumnya, Nico Siahaan telah mengembalikan uang sebesar Rp250 juta ke KPK. Uang tersebut diduga berasal dari Sunjaya yang diperuntukkan untuk Kongres Pemuda.

KPK sendiri telah menerima pengembalian uang sebesar Rp250 juta dari Nico Siahaan tersebut. Uang tersebut, kata Febri, telah dilakukan penyitaan sebagai barang bukti.

"Sesuai fakta persidangan yang sudah muncul ada uang sekitar‎ Rp250 juta itu sudah dikembalikan dan kami sita," kata Febri.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini