Minta Pengungsi Kembali ke Wamena, Wiranto: Kami Jamin Keamanan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 04 Oktober 2019 17:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 04 337 2112959 minta-pengungsi-kembali-ke-wamena-wiranto-kami-jamin-keamanan-5AdUifRxPI.jpeg Konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta (Okezone.com/Fakhrizal)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meminta pengungsi yang sudah meninggalkan Wamena untuk kembali ke Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Papua itu. Pemerintah berjanji menjamin keamanannya.

TNI-Polri, menurutnya, sedang berupaya mengembalikan stabilitas keamanan di Wamena pasca-kerusuhan, Senin 23 September 2019, yang menewaskan 33 orang dan mendorong lebih 8 ribuan orang mengungsi.

Baca juga: Kisah Dewi yang Selamat dari Konflik Aceh dan Kerusuhan Wamena

"Kami aparat keamanan TNI-Polri akan terus berusaha sekuat tenaga agar trauma ini bisa segera hilang dan mereka bisa beraktivitas seperti biasa,” kata Wiranto dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (4/10/2019)

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw di Jayapura, Selasa 1 Oktober lalu menyatakan, TNI-Polri akan mempertebal kekuatan di Wamena dan menjamin keamanan warga.

Baca juga: Kapolda Papua: TNI-Polri Siap Jamin Keamanan di Wamena

Menurut Wiranto, Kapolda Papua juga sudah mengajak langsung masyarakat yang mengungsi agar kembali ke Wamena.

 Pengungsi Wamena

Pengungsi Wamena di Masjid Al Aqsha, Sentani, Jayapura (Okezone.com/Salman Mardira)

“Selama ini Kapolda juga sudah menyampaikan penjelasan ke masyarakat mengimbau masyarakat untuk kembali dan kami juga akan menjamin keamanan yang utuh," ujar Wiranto.

Mantan Panglima ABRI itu tak menjawab saat ditanya apakah pemerintah menambah pasukan TNI-Polri guna mengembalikan kondusifitas keamanan di Wamena.

Baca juga: Setop Pakai Istilah Orang Asli Papua dan Pendatang, Kita Bersaudara!

Ia hanya meminta masyarakat agar masyarakat ikut mendinginkan suasana dengan menggunakan media sosial (medsos) guna menghilangkan trauma warga pendatang terhadap peristiwa kerusuhan Wamena.

"Kita mengharapkan agar masyarakat yang bergerak di medsos untuk mendinginkan suasana ini atau katakanlah bisa menghilangkan trauma ini," jelas dia.

Wiranto menerangkan, banyak warga dari Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan tinggal di Wamena bekerja sebagai pedagang dan membantu menghidupkan perekonomian.

"Bisa dibilang kalau mereka itu tidak bergerak maka roda perekomian di daerah itu bisa mati bisa macet," tutur Wiranto.

Ia mengajak semua pihak membantu menjamin keamanan terhadap semua masyarakat yang tinggal di Wamena.

"Kita minta kesadaran itu daerah terdampak kerusuhan itu untuk menyadari ini, sehingga bisa memberikan jaminan keamanan yang notabennya kembali saya katakan mereka itu kunci roda ekonominya," pungkas Wiranto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini