nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menristek Minta Polri Usut Temuan Polisi Bawa Senjata Api ke Demo Mahasiswa

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 15:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 04 337 2112916 menristek-minta-polri-usut-temuan-polisi-bawa-senjata-api-ke-demo-mahasiswa-Jle56d29an.jpg Menristekdikti M Nasir (Okezone.com/Arif)

BOGOR - Menteri Riset Teknolgi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta Mabes Polri mengusut tuntas temuan ada polisi membawa senjata api saat menangani demonstrasi mahasiswa menolak RKUHP di Gedung DPRD Sulawesi Utara, Kamis 26 September lalu.

Dalam demo itu, dua mahasiswa Universitas Halu Oleo bernama Randi dan Yusuf Kardawi gugur. Randi meninggal dengan luka tembak di dada saat aksi mereka dibubarkan secara represif oleh polisi.

Padahal sebelumnya Polri menyatakan pihaknya tidak menggunakan senjata dan peluru tajam dalam menghadapi pendemo.

Baca juga: 2 Mahasiswa Gugur saat Demo, Jokowi Bilang Berduka

"Saya sudah minta agar diproses secara transparan dan terbuka biar semua tahu," kata Nasir usai menghadiri peluncuran Gedung Science Tecno Park Institut Pertanian Bogor (IPB) di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/10/2019).

Baca juga: 2 Mahasiswa Meninggal saat Demo, Polri Bilang Tak Pakai Peluru Tajam

Nasir mengaku sudah bertemu langsung dengan Kapolri Jenderal M. Tito Karnavian untuk meminta agar temuan bahwa ada polisi bawa senjata ke aksi demo mahasiswa di Sultra diusut.

“Saya juga sudah bertemu langsung sama Pak Kapolri, beliau akan tindaklanjuti," ujar Nasir.

Selain itu, Nasir berharap polisi juga mengungkap kasus meninggalnya mahasiswa dalam demo di Sultra.

"Ya kalau ada (mahasiswa) yang meninggal urusannya polisi, suruh periksa itu," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini