nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri: Bripda Nesti Terpapar Paham Radikal Melalui Media Sosial

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 08:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 04 337 2112712 polri-bripda-nesti-terpapar-paham-radikal-melalui-media-sosial-mVuSqpaIFx.jpg Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Okezone)

JAKARTA - Bripda Nesti harus ditangkap oleh Tim Datasemen Khusus (Densus) 88 lantaran diduga telah terpapar paham radikalisme. Anggota Polda Maluku Utara itu kini diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa anggota Polri tersebut bisa terpapar paham radikal melalui media sosial. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti kenapa hal itu bisa terjadi.

Baca Juga: Densus 88 Tangkap Oknum Polwan yang Diduga Terpapar Radikalisme 

"Masih di dalami oleh Densus. Dia terpapar lewat media sosial," kata Dedi kepada Okezone, Jumat (4/10/2019).

Penangkapan terhadap Bripda Nesti sendiri sebelumnya pernah dilakukan. Ia diamankan terkait dugaan paham radikalisme pada 27 Mei 2019. Kala itu, dia diamankan Polda Jatim di Bandara Juanda, Sedati, Sidoarjo.

Dedi menjelaskan, saat ini pihaknya telah berkordinasi dengan Polda dan Polres di seluruh Indonesia untuk mengantisipasi ancaman radikalisme yang masuk di tubuh Polri itu.

"Polda dan polres sudah ambil langkah-langkah pembinaan SDM secara rutin berupa binrohtal dan waskat secara berjenjang," terangnya.

Baca Juga: Diduga Terindikasi Paham Radikalisme, Polwan Asal Maluku Diamankan 

Sementara itu, Kabag Penum Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menegaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan mendalam terkait dengan oknum Polwan tersebut. Apabila terbukti terpapar paham radikalisme, maka Polri akan menyiapkan langkah tegas.

"Secara aturan organisasi menuju untuk menjalani sidang kode etik jika nanti memang terbukti maka akan dilakukan PTDH," tukasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini